Warga Dua Kelurahan di Kahayan Hilir Divaksin

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Kasus sebaran Covid-19 kembali meningkat, Satuan Tugas atau Satgas Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama stakeholder gencar melakukan Program Serbuan Vaksinasi Massal.

Seperti yang dilakukan hari ini, Selasa (06/07), kembali dilaksanakan Vaksinasi Massal kepada warga di dua Kelurahan di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau yang berlangsung di Aula Bappedalitbang Pulang Pisau.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Danrem 102/Panju Panjung, Kapolda Kalteng beserta PJU dan rombongan lainnya dari Provinsi Kalteng, guna memantau jalannya vaksinasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

“Hari ini kita bersama Pak Danrem, Pak Kapolda, dan sejumlah rombongan lainnya dari Kalteng kembali memantau jalannya vaksinasi di Kabupaten Pulang Pisau secara khusus. Ini dilakukan dalam rangka pengecekan dan kesiapan di lapangan agar sebaran Covid-19 di Kalteng tidak meningkat seperti di Pulau Jawa,” ungkap Wagub Kalteng, H. Edy Pratowo.

Wagub Provinsi Kalteng juga mengatakan, pemerintah sendiri menarget sehari 1 juta orang di 34 Provinsi di Indonesia divaksin, termasuk di Kalimantan Tengah. Ia berpesan, agar PPKM terus ditingkatkan dan semoga semoga sebelum Oktober nanti mencapai 70 persen.

“Dari itu kita dorong seluruh daerah di Kalteng ini untuk menggenjot pelaksanaan vaksinasi massal, khususnya di Pulang Pisau. Saat ini laporan yang kita terima cukup baik, dan masyarakatpun sangat antusias berdatangan guna mendapatkan vaksin,” tambah mantan Bupati Pulang Pisau itu.

Hal senada juga disampaikan, Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedy
Prasetyo, bahwa tepat hari ini seluruh petinggi di Provinsi Kalteng turun untuk mengecek kesiapan pelaksanaan Vaksinasi Massal di beberapa daerah di wilayah Kalteng.

“Hari ini daerah lainnnya seperti Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Timur juga dilakukan pemantauan lapangan oleh petinggi Kalteng, khususnya oleh Pak Gubernur kita,” terang Kapolda.

Selain itu, lanjut Kapolda Kalteng, pihaknya bersama petinggi Kalteng nantinya juga akan melakukan pengecekan dan pemantauan di pos penyekatan pelaksanan Covid-19 di wilayah perbatasan antar Kabupaten dan Provinsi.

“Ini juga sekaligus mengecek kesiapan seluruh jajaran yang bertugas di pos-pos pengetatan atau penyekatan Covid-19 di wilayah Kalteng. Karena tidak kita pungkiri dalam Minggu terakhir ini, angka peningkatan Covid-19 cukup signifikan,” imbuhnya.

Hal ini dilakukan, ucapnya lebih lanjut, juga merujuk Surat Edaran (SE) Gubernur Kalteng. Dimana, diantara isi dari SE tersebut diperuntukan bagi seluruh masyarakat yang keluar masuk Kalteng harus menunjukan surat keterangan negatif dari hasil lab dan surat vaksinasi.

“Gunanya untuk memproteksi masyarakat Kalteng terhadap kasus varian baru Covid-19. Karena varian baru ini sangat berbahaya, sehingga pengetatan ini dilakukan. Untuk ini saya pribadi kembali mengimbau agar seluruh pihak konsisten dan disiplin mematuhi prokes, terutama jangan tidak memakai masker dan menerapkan 5 M,” tegas Kapolda. KABAR TODAY.COM