Tim Gugus Tugas Covid-19 Pulpis Perketat Pengawasan Pasar Jelang Hari Raya

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Meningkatnya aktifitas masyarakat ke pasar untuk belanja kebutuhan lebaran, dan ditambah lagi banyaknya pedagang yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulpis akan memperketat pengawasan pasar sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1011/KLK, Mayor Inf. Mulyadi saat memimpin rapat analisa dan evaluasi (Anev) di Posko Covid-19, Sabtu (16/05), mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim gabungan yang terdiri dari TNI-POLRI, Satpol PP, BPBD, Dinsos, dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pengawasan pasar.

“Setiap hari tim kami melakukan patroli pengawasan di pasar Patanak dan sepanjang jalan ke arah pasar Kamis Pulang Pisau,” kata Mulyadi yang juga sebagai Koordinator Bidang Operasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pulpis.

Sebagai antisipasi munculnya pedagang dadakan dari luar wilayah Pulpis menjelang Hari Raya, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pulpis akan memperketat pintu masuk wilayah yang diperkirakan menjadi area pasar mingguan.

“Pasar yang kita anggap rawan masuknya pedagang dari luar yakni di daerah Kanamit, Maliku dan kawasan pasar Patanak serta pasar Kamis. Nanti tim akan bertugas menghalau masuknya pedagang tersebut, apalagi yang bukan menjual sembako akan kita suruh putar balik,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kasatpol PP Pulpis, Hans Kenedison meminta tim gabungan di gugus tugas untuk mengantisipasi munculnya pedagang dadakan di pasar mingguan, baik yang akan mengisi pasar malam tungging atau pasar mingguan Kamis.

“Pengalaman sebelumnya, sempat muncul sekitar 20 pedagang yang berjualan di area terminal pasar Patanak, selain menggangu lalu lintas jalan, aktifitasnya juga membuat munculnya kerumunan massa,” terang Hans Kenedison.

Hans Kenedison juga menambahkan, apabila dalam pantauan selanjutnya para pedagang tersebut masih membandel, maka pihaknya akan mengangkut paksa dagangannya. Dirinya meminta kepada masyarakat, khususnya para pedagang untuk mentaati protokol kesehatan.

“Silahkan berjualan tapi ikuti aturan yang dibuat, demi kesehatan kita bersama guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Bumi Handep Hapakat yang kita cintai ini,” tandasnya. KABAR TODAY.COM