Tahanan Kasus Pembunuhan Sadis di Pulpis Meninggal Akibat Covid-19

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Seorang tahanan Polres Pulang Pisau, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Hal itu diketahui setelah dilakukan rapid test antigen maupun Swab PCR terhadap Suparno (49) di RSUD Pulang Pisau.

Suparno yang diketahui warga Pulang Pisau itu sebelumnya ditahan atas kasus pembunuhan terhadap istri dan kakak iparnya. Kematian Suparno juga dibenarkan oleh Direktur RSUD Pulang Pisau, dr. Mulyanto Budihardjo.

“Benar Mas, Pak Suparno meninggal dunia pada Rabu, 07 Juli 2021 setelah dirawat intensif di RSUD Pulang Pisau,” terang dr. Mul melalui pesan Whatsappnya, Jum’at (09/07).

Saat hasil swab PCR keluar dan dinyatakan positif, lanjut dr. Mul, Suparno segera dirawat, namun kondisi Suparno justru semakin menurun. Hingga akhirnya Suparno dinyatakan meninggal dunia. Jenazah dikebumikan dengan standar Covid-19 di komplek TPU pasar Kamis.

“Semenjak masuk RS, saturasi Suparno menurun dan mengalami sesak nafas,” imbuhnya.

Mulyanto juga menjelaskan, pasca diketahui Suparno meninggal akibat Covid-19, pihaknya langsung melakukan isolasi anggota jaga dan para tahanan yang kontak erat dengan korban. Selain itu juga dilakukan steriliasi seluruh ruangan tahanan. Seluruh anggota jaga dan tahanan juga dilakukan tracing berupa rapid test antigen guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Hasilnya seluruh tahanan dinyatakan negatif Covid-19. Selanjutnya, kami juga langsung memberikan vaksin kepada seluruh tahanan,” tegasnya.

Dimana diketahui, sebelumnya Suparno ini merupakan pelaku pembunuhan sadis dengan korban dua orang wanita di Jalan Trans Kalimantan, Desa Mantaren l, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau.

Dari pengakuan Suparno, motif pembunuhan yang dilakukannya atas dasar sakit hati karena sering mendapat ucapan yang tidak enak dari kakak iparnya. Sehingga muncul dendam dan niat ingin membunuh.
Akibat perbuatannya, Suparno diancam Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara. KABAR TODAY.COM