Sekda: Kades Harus Maksimalkan Fasilitas Dana Desa

MARDISON | PALU – Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si meluangkan waktu jadi pemateri Peningkatan Kapasitas Pemberdayaan Desa dan Badan Usaha Milik Desa, Selasa malam (19/11), di Hotel Jazz.

Di depan para kades, mantan penjabat Bupati Banggai Laut ini berpesan supaya peserta tidak menyurutkan semangat dalam memimpin desanya masing-masing.

“Penanganan desa tidak boleh main-main karena kepala desa hari ini sudah diberi fasilitas khusus oleh negara lewat dana desa,” kupasnya.

Lanjutnya hanya desa yang memiliki kementerian khusus untuk menangani masalahnya yaitu Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.

“Hanya gubernur, bupati, walikota dan kepala desa yang ada garuda di tanda jabatannya, jadi bapak-bapak harus bangga dengan kedudukan ini,” dorongnya memotivasi.

Kebaikan pemerintah pusat yang telah menggulirkan dana desa sampai masuk tahun kelima sambung sekda harus dimaksimalkan.

“Karena tidak ada jaminan (dana desa) akan terus ada selamanya jadi tolong manfaatkan dengan baik, jadikan (dana desa) pintu masuk untuk mensejahterakan masyarakat desa,” imbuhnya ke peserta.

Ia juga mewanti peserta supaya taat pada petunjuk operasional dan jangan ragu berkonsultasi supaya tidak terseret hukum karena lalai administrasi mengelola dana desa.

“Inilah bentuk tanggung jawab Kami mengundang bapak-bapak untuk dibina mengelola administrasi yang benar supaya tidak terjadi maladministrasi dan bisa melaksanakan tugas dengan tenang sampai di ujung jabatan,” tegas sekda.

Sebelumnya dilaporkan ketua panitia, Muh. Iqbal, S.STP, M.Si, kegiatan dimulai sejak Selasa sampai Kamis dan diikuti 90 kades dari Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Tojo Unauna, Sigi dan Donggala.

Turut hadir Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulteng Zubair, S.Sos, M.Si. KABARTODAY.com