Puluhan Nakes Tolitoli Terpapar Covid-19, Pemerintah Daerah : Patuhi Protkes

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.com – Bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi Positif dan jumlah korban meninggal akibat infeksi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Tolitoli terus terjadi akhir-akhir ini.

“Tidak hanya masyarakat umum yang terinfeksi Covid-19, saat ini banyak tenaga medis dihampir semua puskesmas dan rumah sakit yang ada di kabupaten Tolitoli juga ikut terpapar,” Ungkap Juru Bicara Satgas penanganan Covid 19 Tolitoli Arham A. Jacub.

Menurut Juru Bicara Satgas penanganan Covid 19 Tolitoli Arham, Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli Anjasmara, S.Pt.,MP, bahwa saat ini hampir semua Tenaga Kesehatan (Nakes), khususnya yang bertugas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

“Berdasarkan data hari Selasa (27/7), Total tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tolitoli yang telah terinfeksi covid-19 mencapai 60 orang. Hal ini dibuktikan Berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid test Antigen, yang “TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19” Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli Anjasmara, S.Pt.,MP, kepada juru Bicara satgas penanganan Covid-19 Tolitoli dalam rilisnya.

“Masing-masing di Puskesmas Kota sebanyak 16 orang, Puskesmas Lampasio 14 orang, Puskesmas Kombo Dampal Selatan 8 orang, Puskesmas Dungingis Dako Pemean 8 orang, Puskesmas Ogodeide 5 orang, Rumah Sakit Zubaidah Bantilan Malala Kec. Dondo 4 orang, Puskesmas Bangkir Dampal Selatan 2 orang, Puskesmas Ogotua Dampal Utara 1 orang, Puskesmas Dondo 1 orang dan Puskesmas Basidondo 1 orang,” Tambahnya

Ia juga menjelaskan, untuk tenaga kesehatan yang tidak terinveksi Covid-19 berada di puskesmas Salumbia Kecamatan Dondo, Puskesmas Kayulompa Kecamatan Basidondo, Puskesmas Baolan, Puskesmas Galang, Puskesmas Laulalang Tolitoli Utara dan Puskesmas Binontoan Tolitoli Utara.

“Para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja di fasilitas kesehatan khususnya yang menangani pasien Covid-19, pasti mengalami kelelahan karena jumlah penderita Covid-19 yang terus bertambah. Sehingga membuat sistem imun tubuh jadi menurun, dan mudah terserang virus, termasuk Virus Corona (Covid-19) juga lebih mudah masuk tubuh,” Jelas Arham

Arham menambahkan Pemerintah Daerah melalui Juru bicara Satgas Covid-19 Tolitoli turut prihatin apa yang telah terjadi saat ini, karena banyaknya tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tolitoli telah terpapar Covid-19. Olehnya itu, agar kondisi ini tidak tambah parah, diperlukan kesadaran kita semua untuk selalu patuh pada protokol kesehatan 6 M yang telah disampaikan pemerintah.

“Protokol Kesehatan (6M) harus menjadi kebiasaan baru setiap hari buat kita semua dengan cara
– Memakai masker
– Mencuci tangan dengan sabun di air
mengalir
– Menjaga jarak
– Menghindari kerumunan
– Mengurangi mobilitas dan
– Mengabaikan Hoax.
Dan saya mewakili pemerintah daerah mendoakan semoga semua para Tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tolitoli yang Sedang menjalani IsolasI Mandiri (isoman) dapat diberikan ketabahan, kekuatan dan kesembuhan oleh Allah SWT, Amin Yaa Rabbal Alamin,” Pungkasnya ***