PPK Ungkap Kendala Proyek Pembangunan Rumah Sakit Mokopido

ERWIN, TOLITOLI — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Rumah Sakit Mokpido, Alumi membeberkan kendala yang selama ini terjadi pada saat pembangunan rumah sakit mokopido hingga terjadi keterlambatan pekerjaan yang belum sesuai dengan progres pembangunan.

Hal ini disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Rumh Sakit Mokopido Tolitoli, Alumi saat dikonfirmasi melalui Via Tlp beberapa saat lalu (10/07.

Alumi menuturkan, kendala paling besar saat ini adalah beberapa perusahaan yang mendapatkan kegiatan pembangunan proyek yang ada dirumah sakit sudah mulai berhenti melakukan aktivitas kegiatan pembangunan.

“Dari informasi beberapa kontraktor, berhentinya sementara kegiatan pembangunan rumah sakit mokopido diakibatkan keterlambatanya pembayaran uang muka Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh pemerintah daerah kepada pihak kontraktor “perusahaan-red.” imbuhnya

Setelah memberi surat teguran kepada pihak kontraktor, pihaknya mengaku tidak serta merta mengambil keputusan mengalihkan pengerjaan dari pelaksana ke perusahaan, karena pelaksana proyek, kata Dia, tetap ngotot untuk melanjutkan pengerjaanjika uang muka sudah cair.

Namun, selama melakuan evaluasi beberapa minggu, lagi – lagi pihak perusahaan belum juga melanjutkan kegiatan pembagunan proyek yang sudah mereka tanda tangani sesuai dengan kontrak dibuat.

“Kami sudah mengirim surat teguran kepada pihak perusahaan agar segera melanjutkan pekerjaan mereka, akan tetapi balasan dari surat perusahaan berbunyi ‘kalau pemerintah siapa yang akan tegur.’ (balasan dari pihak kontraktor).” tururnya

Sehingga, Alumi mengaku berinisiatif untuk melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan dan pemerintah daerah terkait belum dibayarkannya uang muka Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada rekanan.

“Saat ini pengiriman Dana Alokasi Khusus (DAK) belum ada transferan dari pusat, makanya pihak perusahaan belum di bayarkan.” ungkap alumi

Sementara saat ini realisasi pembangunan baru mencapai 5 samapi 10 % dari bobot pekerjaan 100% dengan waktu kegiatan (Kontrak) terus berjalan. KABARTODAY.com