Poso Ketambahan 11.560 Kuota BST Dari Kemensos

MARDISON | POSO – Dinas Sosial Kabupaten Poso merilis penerima BST dari kementrian Sosial (Kemensos) berjumlah 11.560 masyarakat (KK) yang terdaftar sebagai penerima.

Kepala dinas sosial Kabupaten Poso Alfred Awad yang dikonfirmasi mengatakan bahwa Vantuan Sosial Tunai dalam menghadapi pandemi covid19 yangbterjadi di indonesia.

“Jadi ada bantuan dari Pusat Kementerian Sosial bantuan tersebut untuk Pemkab Poso yang sudah terdata ada 6.941 kepala keluarga penerima BST,” imbuhnya

melalui video confrens bupati Darmin Sigilipu dengan Menteri Sosial Pak Bupati kita mengusulkan untuk penambahan kuota, Kalau bisa kota itu ditambah dari 6.941 kk untuk memenuhi kuota kita yang terdata didalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) ada 28.541 kepala keluarga.

“Masih ada masyarakat yang belum tersentuh dengan bantuan apapun, dimana ada sekitar 10.560 lebih lagi yang harus betul betul menerima,” Tutur Alfred kadinsos poso

Oleh karena itu bupati mengusulkan dan minta dinaikkan kuota BST oleh pemerintah pusat, dan permintaan itu disahuti dan bahkan diberikan lebih dari kuota”

“Permintaan kami didengar oleh pemerintah pusat, bahkan jumlah permintaan kami dan yang di berikan lebih dari permintaan kami, kami diberikan penambahan 11. 560 kk diberikan kuota oleh menteri sosial,” Kata Alfred Awad.

Lanjut kadis, Dari 11.560 yang teralokasi untuk BST diwilayah kita, Alhamdulillah saat ini Kuota kita penuhi juga, Walaupun dalam pendataan agak sulit karena dimulai dari desa dan kelurahan.

“Harapan pemerintah pusat dan Poso 11.560 kk dapat tersalurkan dengan baik di 19 kecamatan pada 142 desa. Jika semua bisa kita kendalikan dan nantinya ada penerimaan ganda atau dobel semisalnya suami dan istri yang mendapat pasti kita akan dipending (Tidak dicairkan),” tuturnya

Lanjut lagi, kita masukan dalam kelompok yang akan diusulkan kembali pada data penerima susulan yang ada sekitar 500-an kepala keluarga, ini adalah aturan kementerian sosial, dan akan diusulkan untuk melakukan penghapusan kembali jika ada penerima ganda.

“Penyaluran Bantuan Sosial Tunai pada tahap 1 sudah selesai tersalurkan, Pemerintah berharap dimasa pandemi covid19 warga penerima BST dapat terbantu dari sisi Jejaring ekonomi keluarga terdampak pandemi yang melanda Indonesia bahkan dunia internasional. PungkasAlfred Awad. Kadis Sosial Poso. KABARTODAY.com