Polsek Maliku Inisiasi Penanaman Pohon Buah Di Dua Desa

Polsek maliku inisiasi penanaman pohon buah jengkol dan Cempedak

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Kapolri, Jend Polisi, Drs.Idham Azis, MSI beberapa waktu lalu memerintahkan jajarannya untuk menginisiasi segenap masyarakat Indonesia untuk peduli dengan lingkungan dengan tajuk “Polri Peduli Penghijauan” dengan cara melakukan penanaman pohon buah.

Kemudian program tersebut dijabarkan oleh Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono BPM, dengan memerintahkan seluruh Kapolsek jajarannya untuk menginisiasi kegiatan penanaman pohon buah di wilayah hukumnya masing-masing bersama segenap komponen masyarakat.

Adapun tema yang diusung Kapolres adalah “Pulang Pisau Berbuah 2020”. Kapolres juga mempersilahkan para Kapolsek untuk memilih satu jenis tanaman pohon buah dalam satu Kecamatan.

“Saya berharap nantinya di setiap Kecamatan memiliki satu ciri khas sebagai penghasil buah tertentu yang telah dipilih oleh masing-masing Kapolsek,” ujar Kapolres.

Menindaklanjuti perintah Kapolres, usai melakukan kegiatan senam bersama di halaman Kantor Camat Maliku, Polsek Maliku melanjutkan kegiatan penanaman pohon Jengkol disekitar Kantor Kecamatan Maliku.

“Setelah melaksanakan penanaman secara simbolis disekitar Kantor Kecamatan, kami bersama seluruh anggota serta perangkat Desa Sidodadi melakukan penanaman pohon Jengkol sebanyak 200 pohon dan 200 pohon cempedak di hutan Desa Sidodadi,” terang Kapolres melalui Kapolsek Maliku, Ipda Laaser, Jum’at (13/03).

Selanjutnya Kapolsek Maliku beserta anggota melanjutkan penanaman pohon di hutan Desa Kanamit Barat dengan menanam sebanyak 300 pohon jengkol dan 300 pohon cempedak.

Kapolsek maliku mengucapkan terima kasih kepada Desa Sidodadi dan Desa Kanamit Barat yang telah menyambut baik kegiatan tersebut bahkan telah menyediakan tanah Desa untuk kegiatan tersebut.

“Kami berharap tanaman tersebut dirawat dengan baik sehingga suatu saat diharapkan bahwa kedua desa ini nantinya dikenal dengan Desa penghasil Jengkol dan Cempedak,” ungkapnya.

Selain mempunyai nilai ekonomis Jengkol dan Cempedak juga dapat menambah kesadaran masyarakat untuk menjaga merawat hutan dari karhutla,” Di mana lokasi penanaman pohon tersebut pada tahun lalu terdampak karhutla,” jelas Laaser. KABAR TODAY.COM