Polsek Kahayan Hilir dan Lazizmu Biayai Pemakaman Ryanto

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Kehadiran, kepedulian dan kepekaan jajaran Polsek Kahayan Hilir, Polres Pulang Pisau, Polda Kalteng terhadap warga binaanya, memang pantas diacungi jempol. Hal itu terbukti, tatkala Almarhum Ryanto (68), seorang pemulung yang hidup sebatang kara terkendala biaya pemakaman.

“Kami mendapat informasi, kalau biaya pemakaman Almarhum sebesar Rp. 3 juta,” kata Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono melalui Kapolsek Kahayan Hilir Ipda Abi Wahyu Prasetyo, Sabtu (23/10).

Dijelaskan Kapolsek, tadinya dana yang terkumpul baru mencapai Rp. 1,5 juta, diperoleh dari donasi yang dilakukan oleh Lazizmu Pulang Pisau. Kemudian, pihaknya yang menutup sisa biaya pemakaman jenazah Almarhum Ryanto.

“Apa yang kita lakukan ini merupakan upaya untuk membantu warga, siapapun itu. Apalagi terhadap Almarhum yang sebelumnya hidup sendirian di sebuah gubuk yang jauh daripada layak,” imbuhnya.

Bukan cuma itu saja, Kapolsek juga memerintahkan anggota untuk mengawal jenazah di RSUD Pulang Pisau, mulai dari Visum Et Revertum (VER), memandikan jenazah hingga ke pemakaman.

“Tidak ada niat apapun, karena ini merupakan bentuk kepekaan dan kepedulian Polri terhadap warga binaan. Mudah-mudahan menjadi amal ibadah buat kita semua,” tandasnya.

Diketahui, Ryanto adalah seorang kakek yang hidup sebatang kara dan setiap harinya bekerja menjadi pemulung. Ryanto (Alm) ditemukan tergeletak di tempat tidurnya dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Dari hasil VER, korban meninggal akibat penyakit yang diderita,” pungkasnya. KABAR TODAY.COM