Polres Pulang Pisau Limpahkan Berkas Kepemilikan Sajam

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Menindak lanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penanganan perkara tindakan premanisme, Sat Reskrim Polres Pulang Pisau melimpahkan berkas tersangka Deny (39) berikut barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Selasa (08/06).

Deny yang merupakan warga Jalan Lintas Bahaur, RT. 001, RW. 000, Desa Mantaren I, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau tersebut diamankan polisi pada hari Minggu, 11 April 2021 yang lalu, atas dugaan kepemilikan senjata tajam (Sajam) tanpa izin.

“Saudara Deny ini kedapatan petugas membawa 3 buah Sajam berupa tombak, parang serta obeng belah yang ujungnya dilas besi,” terang Kapolres Pulang Pisau, AKBP. Kurniawan Hartono melalui Kasat Reskrim, Iptu. Jhon Digul Manra, Jum’at (11/06).

Saat diamankan, lanjut Digul, tersangka sedang duduk di jembatan masuk depan Penginapan Bunga Tanjung yang beralamat di Jalan Lintas Kalimantan, Desa Mantaren I, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau dengan menggenggam Sajam tersebut dengan satu tangan.

“Tersangka ini sebelumnya juga pernah dihukum pada tahun 2019 terkait tindak pidana penganiayaan. Dan sekarang kita kenakan hukuman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan Sajam tanpa izin,” ucapnya.

Lebih lanjut, Digul menegaskan, selain instruksi Kapolri untuk menindak aksi premanisme dan pelaku kejahatan konvensional lainnya yang meresahkan masyarakat. Penangangan aksi premanisme juga menjadi atensi dari Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

“Untuk itu, kami akan tindak tegas terkait gangguan kriminalitas yang dilakukan para preman, pelaku curas, tukang palak, peras dan para pelaku kejahatan konvensional lainnya,” pungkasnya. KABAR TODAY.COM