Polisi Kembali Tangkap Penambang Emas Ilegal di Desa Tangkahen

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Minindaklanjuti 4 (Empat) Focus Kapolda Kalteng yang salah satunya adalah Penindakkan Tindak Pidana Lingkungan Hidup, Jajaran Satreskrim Polres Pulang Pisau mengamankan RW (42), warga Desa Tangkahen RT. 07, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau.

RW diamankan atas dugaan melakukan penambangan ilegal (Ilegal Mining) pada hari Senin tanggal 29 Maret 2021, sekitar pukul 14.33 WIB, di Desa tempat tinggalnya.

Dari tangan pelaku, 1 (satu) buah mesin Diesel Merk KAWASUKA 33 HP, 1 (satu) buah Pompa Air Merk NS 50 warna merah, 1 (satu) buah KATO 7 Inchi, 1 (satu) buah pipa paralon ukuran 5 inchi, 1 (satu) selang spiral warna biru ukuran 5 inchi, 1 (satu) buah stik kayu, 5 (empat) lembar karpet dan 1 (satu) buah bak plastik warna hitam.

“Penangkapan ini adalah upaya menindaklanjuti 4 (Empat) Focus Kapolda Kalteng yang salah satunya adalah Penindakkan Tindak Pidana Lingkungan Hidup yaitu Illegal Mining,” kata Kapolres Pulang Pisau, AKBP. Yuniar Ariefianto SH.,S.I.K.,M.H melalui Kasat Reskrimnya, Iptu. John Digul Manra, Kamis (01/04).

Lebih lanjut Digul menuturkan, bahwa selama ini Polres Pulang Pisau secara masif telah memberikan himbauan dan Sosialisasi dengan memasang spanduk bertuliskan Stop Illegal Mining dan Penggunaan Bahan Kimia (Mercuri) di daerah-daerah atau titik-titik rawan adanya kegiatan Penambangan Mineral jenis emas secara Ilegal.

“Namun masih ada masyarakat yang melakukan kegiatan tersebut sampai akhirnya Sat Reskrim Polres Pulang Pisau melakukan penindakkan terhadap RW yang sedang asik melakukan kegiatan penambangan mineral jenis emas tanpa dilengkapi Perizinan. Kemudian orang tersebut kami bawa ke Polres Pulang Pisau untuk proses lebih lanjut,” tegas Bang Digul sapaan akrabnya. KABAR TODAY.COM