PMII Tolitoli Gelar Diskusi Virtual “Hidup Cerdas Tanpa Narkoba”

Erwin | Tolitoli – Maraknya Peredaran narkoba akhir akhir ini, membuat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tolitoli akan menyelenggarakan Diskusi Virtual dengan Tema “Hidup Cerdas Tanpa Narkoba” pada tanggal 20 Agustus 2020 bertujuan memberikan Edukasi dan Bahaya Narkoba dilingkup Mahasiswa.

Dalam kegiatan virtual nantinya bertindak sebagai Narasumber AKP. S. Kinsale (KASAT Narkoba Polres Tolitoli), Moh. Juanda (Praktisi Hukum)

Muhammad Bintang saat di temui di kediamannya mengatakan Dalam kesempatan itu, menyampaikan, memerangi narkoba bukan hanya tugas BNN, Polisi, tapi tugas kita bersama. Ia mendorong perlunya keterlibatan berbagai pihak di dalamnya. Di samping itu, pengalaman membuktikan bahwa keterlibatan pihak lain dalam membangun sinergitas merupakan cara yang paling efektif, mengingat permasalahan narkoba dapat timbul dimana saja, sehingga setiap potensi terjadinya ancaman dan gangguan yang diakibatkan narkoba akan lebih mudah untuk dideteksi serta diantisipasi.

“Ini perlunya sosialolisasi terkait Penguatan Pemahan dampak Narkoba dilingkungan Sosial melalui
Hidup cerdas tanpa narkoba dengan menjalankan pola hidup sehat adalah sebuah keadaan yang harus kita ciptakan. Jadi bukan keadaan yang harus kita cari. Pola hidup sehat bisa dimulai dari dalam diri sendiri yaitu dengan berpikir positif dan percaya serta yakin pada kebesaran Tuhan,” Ucap Bintang.
Melalui kegiatan Virtual nantinya ada beberapa hal yang perlu disampaikan yaitu
persoalan narkoba dan penaganannya adalah tanggung jawab secara bersama seluruh stakeholder.

“Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, karena pada hakikatnya narkoba merusak para generasi muda, dan kita sebagai organisasi masyarakat dan masyarakat umum sebagai mitra untuk dapat menekan penyebaran Narkoba dilingkunganya masing-masing.” ungkapnya.

Menurut Bintang, melalui kesempatan ini semakin tumbuh kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kegiatan Virtual dan semakin besar keterlibatan semua komponen dalam mendukung program pemerintah terutama dalam upaya pencegahan penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Mendorong semua stakeholder utamanya Pihak Keamanan untuk bersama-sama mampu mengatasi pengerdaran Narkoba yang belakangan ini kembali masif di Kabupaten Tolitoli, dan Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, karena pada hakikatnya narkoba merusak para generasi muda,” Pungkasnya Kabartoday.com