Personil Polsek Banama Tingang Monitoring Desa yang Terendam Banjir

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Banjir musiman kembali merendam beberapa desa di Wilayah Kecamatan, Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Hal itu terjadi akibat meluapnya air sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan di Kecamatan setempat.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP. Kurniawan Hartono melalui Kapolsek Banama Tingang Iptu. Rino Heriyanto, S.Tr.K mengatakan, pihaknya secara rutin terus melakukan pengecekan perkembangan debit air di desa-desa yang terdampak banjir musiman tersebut, dengan melibatkan seluruh fungsi Polsek Banama Tingang.

“Berdasarkan hasil monitoring, saat ini debit air DAS Kahayan di Kecamatan Banama Tingang mengalami kenaikan, 0,5 Cm hingga 0,7 Cm dari hari sebelumnya,” ucap Rino, Minggu (29/08).

Untuk desa yang terendam, lanjut Rino, meliputi Desa Pahawan, Desa Ramang, Desa Hanua, Desa Hurung serta Desa Lawang Uru. Dengan ketinggian air berkisar antara 10 Cm hingga 35 Cm (Setinggi lutut orang dewasa).

“Meskipun banjir tersebut mengakibatkan beberapa permukiman, fasilitas umum serta akses jalan tergenang, akan tetapi masih dapat digunakan. Dan juga, hal itu tidak berpengaruh atau menghambat Akses Jalan Penghubung Lintas Palangkaraya-Kuala Kurun karena sebagian besar berada didataran tinggi,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menuturkan, pihaknya juga telah membuat dan memasang spanduk himbauan, kepada masyarakat agar senantisa tetap berhati-hati. Karena, jika intensitas hujan terus meningkat, terutama di daerah Hulu DAS Kahayan, maka dapat dipastikan debit air dibeberapa Desa di Wilayah Kecamatan Banama Tingang akan terus naik.

“Kami menghimbau kepada masyarakat di Kecamatan Banama Tingang yang debit airnya mulai meningkat, diharapkan menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain disekitar area banjir, untuk menghindar hal-hal yang tidak diinginkan,” pesan Kapolsek. KABAR TODAY.COM