Peringati Hari Pahlawan ke-76, Kodim 1305/BT Gelar Upacara di Halaman Makodim

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.com – Kodim 1305/BT memperingati Hari Pahlawan tahun 2021, yang di gelar di Lapangan Apel Makodim, jalan Magamu, kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Rabu (10/11/2021).

Upacara Hari pahlawan tahun 2021 mengusung tema “Pahlawanku Inspirasiku” dimana yang menjadi inspektur Upacara Kasdim 1305/BT Mayor Inf Iko Power dan yang bertindak sebagai komandan Upacara Letda Inf Novi Jefri Loho.

Pada kesempatan itu, Dandim 1305/BT yang diwakili Kasdim 1305 Mayor Inf Iko Power mengatakan dalam rangka untuk mengenang kembali jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia. Dimana hari Pahlawan menjadi puncak perjuangannya pada peristiwa heroik di Surabaya tahun 1945, banyak korban yang berjatuhan. Bung Tomo beserta pemuda Surabaya lainnya menggegapgempitakan situasi heroisme yang berdarah-darah. Namun, harus disadari bahwa banyak lagi daerah perjuangan di bumi pertiwi Indonesia.

“Semangat yang ditunjukan para pahlawan dan para pejuang hendaknya perlu terus ditumbuh kembangkan dan setiap insan masyarakat Indonesia sudah semestinya memiliki spirit dan nilai kepahlawanan, sehingga terdorong untuk berpartisipasi membangun negeri sesuai potensi dan profesi di bidang masing-masing,” terangnya.

Lanjut Kasdim, Peringatan hari pahlawan tahun ini diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan yang disampaikan Bung Karno “BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI DAN MENGHORMATI PARA PAHLAWAN DAN MENJADIKANNYA SEBAGAI HUJJAH UNTUK BERAMAL KEBAIKAN.” kata Kasdim.

Lanjut Kasdim Saat ini, kemerdekaan Indonesia yang dirasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari pendahulu negeri, seperti yang ditunjukkan pada pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang kemudian dikenal dengan Hari Pahlawan. Heroisme pada Hotel Yamato menjadi sebuah deskripsi sejarah yang sangat perlu dipahamkan sebagai pembelajaran sejarah bagi generasi penerus.

“Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekadar diingat dan diperingati secara seremonial saja pada setiap tanggal 10 November. Lebih dari itu, bagaimana bangsa ini dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya. Banyak nilai patriotisme, heroisme, dan perjuangan yang lainnya. Semua itu bisa dimaknakan sebagai pembelajaran. Ingatlah, jangan sekadar seremonial belaka. Maknanya adalah bagaimana seluruh bangsa ini tetap menggelorakan semangat perjuangan untuk Indonesia dalam dimensi kekinian,” Ungkapnya.

Ia menambahkan, Hal ini dimaksudkan agar setiap insan masyarakat Indonesia sejatinya memiliki semangat kepahlawanan. Teruslah tergerak hatinya untuk membangun negeri sesuai dengan potensi dan profesi masing-masing. Memang kita berbeda dalam potensi dan profesi, tetapi tetap dengan satu arah yang sama yaitu untuk Indonesia yang jaya. Semangat persatuan dalam kemajemukan perlu terus dipertahankan oleh kita semua untuk mengenang para pahlawan.

“Segala usaha perjuangan yang telah dilakukan para pahlawan terdahulu kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan mereka. Perjuangan, pastilah tak mengenal batas akhir. Selamanya dan sepanjang waktu. Hal itulah yang kemudian dimanifestasikan sebagai tema Hari Pahlawan Tahun 2021, yaitu “PAHLAWANKU INSPIRASIKU”. Tambahnya

Lagi menurut Kasdim, Dimaklumkan bersama, melalui Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 di tengah kondisi pandemi Covid 19, diharapkan masyarakat juga dapat turut berpartisipasi dan menggaungkan semangat dan nilai kepahlawanan dengan berbagai kegiatan sesuai protokol kesehatan. Tetaplah kita fokus pada standar protokol kesehatan yang sudah permanen ditetapkan.

Ikutilah aturan yang baku; 5 M, mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas (bepergian jauh).

“Dengan memperingati Hari Pahlawan 2021, marilah memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Bisa dilaksanakan dengan saling menghargai satu sama lain. Juga kita harus mampu mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa. Kitalah yang akan menjadi Pahlawan Masa Kini (jika pun ada istilahnya untuk itu). Pada intinya, praktik kepahlawanan itu dimulai dari sendiri, keluarga, lingkungan sekitar, dan seterusnya,” Pungkasnya ***