Pemulihan Ekonomi Nasional, Klaster Unggulan BRI Unit Sandana “GULA AREN” Desa Malangga

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.com – Potensi gula aren di wilayah kabupaten Tolitoli sulawesi tengah Kecamatan Galang desa Malangga, mendapat perhatian Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Tolitoli melalui Mantri pembiayaan Unit Sandana.

Bank Rakyat Indonesia ‘Bank Pelat Merah’ ini siap membantu para petani gula aren dalam mengembangkan usaha, produksi, hingga pemasaran.

Menurut Safril, Pengelolaan Gula Aren didesa Malangga Masih dilakukan Secara Tradisional, dimana Klaster ini beranggotakan 38 Orang, yang dimana kesemuanya merupakan nasabah pinjaman dan simpanan di BRI Unit Sandana.

“Bapak Musdialim adalah salah satu pengurus Klaster Gula Aren, dan menjadi orang yang paling berperan penting dalam proses pembuatan Gula Aren ini, dimana keseharian Musdialim adalah memanjat pohon enau untuk mengambil  air nira, untuk dimasak dan di olah menjadi Gula Aren,” Katanya Safril.

Lanjut Safril Mantri pembiayaan BRI Unit Sandana cabang Tolitoli, yang bertugas mengelola Klaster Gula Aren di desa Malangga mengatakan setiap harinya bapak Musdialim mengelola 14 Pohon Enau sedangkan air Nira untuk dijadikan gula Aren, Dan untuk saat ini ada 8 Pohon enau yang sementara dalam proses.

 
 
“Harga jual Gula Aren perbiji/Perkilo mecapai 12.000 rupiah, sedangkan untuk pembayaran gula aren secara tunai,”Imbuhnya
 
Hal itu disampaikan pimpinan Unit BRI Sandana Julkarnaen Rully saat ditemui diruang kerjanya mengatakan melihat geliat ekonomi masyarakat yang ada di desa Malangga, jelas sangat berpotensi dalam memajukan perkembagan gula aren atau gula merah yang ada  di desa Malangga Kecamatan Galang, diaman klaster usaha masyarakat yang harus terus didukung oleh BRI.
 
“Selain gula aren, ada juga potensi potensi lain yang luar biasa yang bisa membantu petani terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui UMKM,dengan memaksimalkan penggunaan aplikasi proses kredit secara digital melalui BRISpot, optimalisasi referal dari agen BRILink,” Ujarnya.
 
“Banyak potensi yang perlu digarap di desa Malangga dan sekitarnya, disini ada potensi dan banyak perajin klaster petani gula aren, petani jagung, dll, potensinya juga sangat luar biasa,” Tambah Julkarnaen Rully saat berada di kantor Unit Sandana.

Lanjut Julkarnaen Rully, BRI juga selalu mendorong para petani dan pelaku usaha yang ada di wilayah, untuk naik kelas dengan memanfaatkan potensi yang ada, melalui proses inkubasi.

“Ini proses inkubasi, siapkan para petani menjadi pengusaha yang mapan,” ujarnya.

“Untuk mendukung itu, BRI memiliki fasilitas seperti kredit usaha rakyat (KUR), super mikro, dan Kur Mikro,” Kata Julkarnaen Rully.

Sementara itu Pimpinan Cabang BRI Tolitoli, Nurdianto Mawardi Suwono kepada media ini mengatakan masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan manfaat dari fasilitas perbankan, supaya usaha mereka bisa semakin berkembang.

“Kerahkan energi kita untuk masyarakat, BRI adalah amanah untuk membantu masyarakat,”tambanya.

Saat ini menurut Nurdianto, kepala Unit BRI Sandana Julkarnaen Rully begitu bersemangat dalam mengembangkan usaha masyarakat di wilayah kecamatan Galang dan sekitarnya, khususnya desa Malangga, dimana Kawasan/Desa Malangga yang berjarak kurang lebih 20 KM dari pusat kota kecamatan, sehingga bisa dikatakan desa Malangga memiliki potensi besar di sektor pertanian, termasuk pontensi gula aren.

Di Desa Malangga, pimpinan unit Sandana BRI Tolitoli ini bertatap muka dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Ia melihat langsung semangat warga untuk maju melalui pengembangan usaha mereka.

Mari Kita sosialisasikan ke teman teman dan famili Salah satu program BRI yang sedang dijalankan secara bertahap di tiap desa.  “klaster usaha bri”

Jangan lupa “like” nya😁 BRI cabang Tolitoli Unit Sandana Terus maju dalam melaksanakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). ***