Pembunuh Sadis Tiga Perempuan Dibekuk dalam Sehari

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Kurang dari 1 x 24 jam, akhirnya pelaku pembunuhan sadis tiga perempuan di dua tempat kejadian berbeda dalam sehari yang sempat menggemparkan warga Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil diringkus oleh Jajaran Polres Pulang Pisau.

Dalam Press Conference yang berlangsung Mako Polres Pulang Pisau, Kapolres Pulang Pisau, AKBP. Yuniar Ariefianto SH.,S.I.K.,M.H menjelaskan, peristiwa pertama terjadi di Desa Bawan, Kecamatan Banama Tingang. Korban merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tewas dianiaya pelaku dengan motif perampokan.

“Sedangkan sang anak korban yang masih berusia 6 tahun, juga terluka serius di kepala namun masih bisa diselamatkan,” kata Yuniar, Senin (22/03) sore.

Dalam kejadian tersebut, pihaknya berhasil menangkap pelaku Suriansyah (28) dalam waktu kurang dari 1×24 jam. Penangkapan tersebut, lanjut ia, dilakukan Tim Khusus gabungan Polres Pulang Pisau yang terdiri dari anggota Sat Intelkam, Satreskrim dan Sat Sabhara dipimpin Kasat Reskrim Polres Pulang Pisau, Iptu. John Digul Manra.

“Perampok ini menggasak uang senilai jutaan rupiah dari penjualan hasil tambang. Selain uang, pelaku juga mencuri perhiasan emas milik korban. Saat kejadian, suami korban tidak ada di rumah sehingga pelalu leluasa melakukan aksinya secara sadis,” bebernya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, selain kejadian perampokan yang menewaskan ibu dan melukai anak di Desa Bawan, Kecamatan Banama Tingang tersebut, kasus pembunuhan juga terjadi didalam warung sekaligus rumah di Jalan Lintas Kalimantan, Desa Mentaren I, Kecamatan Kahayan Hilir.

“Pada kejadian ini, korban merupakan kakak beradik yang diketahui identitasnya yakni Sunarsih (64) dan adiknya Jamiah (50) ditemukan tewas mengenaskan didalam. Ironisnya, si Kakak ini dalam kondisi mengandung 6 bulan,” ucap Yuniar.

Pada kasus kedua ini, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan para saksi dan mengumpulkan barang bukti serta dilakukan penyelidikan, pelaku pembunuhan sadis dengan korban dua orang wanita itu mengarah Suparno bin Karmidi (49) warga Desa Saka Tamiang RT.04, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas.

“Dari hasil pengejaran, pelaku Suparno ditangkap, Senin pagi sekitar Pukul 05.00 WIB,” tambahnya.

Dari pengakuan pelaku, motif pembunuhan yang dilakukannya kerena merasa sakit hati karena sering mendapat ucapan yang tidak enak dari kakak iparnya Sunarsih yang juga berusaha memisahkan pelaku dengan Jamiah. Dari rasa sakit hati ini muncul dendam dan niat ingin membunuh korban.

“Pelaku Suriansyah dikenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sedangkan Suparno diancam Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya. KABAR TODAY.COM