Pembuatan Jety Oleh PT. BRS di Paleleh Diduga Ilegal

Buol | Kabartoday.com – Sebuah kapal tongkang yang berisi material batu picah diduga melakukan bongkar muat ilegal di perairan laut Desa Batu Rata Kecamatan Paleleh, kabupaten Buol, diduga perusahaan membuat pelabuhan tikus.

Padahal, aktivitas bongkar muat tersebut harus mengantongi izin dari kantor UPP Leok selaku pihak yang berwenang.

Menurut salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan bahwa pembongkaran material Batu pecah milik PT Berkat Rahmat Sejati (BRS) tersebut dilakukan di perairan Paleleh, dan pihak perusahaan membuat pelabuhan sendiri.

Kepala UPP Labuan Leok Mahmuddin,SE saat dikonfirmasi melalui Pesan WhatsApp mengatakan jika ada bongkar muat batu pecah di desa Batu Rata melalui laut, apa lagi sampai membuat pelabuhan sendiri, jelas itu sudah menyalahi aturan dan tidak memiliki izin.


“Sampai saat ini pihak perusahaan PT Berkat Rahmat Sejati (BRS) belum ada meminta izin ke UPP Leok, apa lagi sampai membuat pelabuhan sendiri, jelas ini pelanggaran, jadi yang jelas kami tidak perna keluarkan izin,” ujarnya.

Lanjut Kepala Kantor UPP Leok menyampaikan, jika informasi yang beredar itu benar, maka pihak UPP akan menindak tegas pihak perusahaan.

“Insyallah dalam waktu dekat kami dari UPP Leok akan turun kelapangan untuk mengcroscek langsung.” Pungkas Mahmuddin

Ditempat terpisah kepala dinas Perhubungan kabupaten Buol saat di konfirmasi terkait adanya pembongkaran batu pecah hingga pembuatan jety di desa Batu Rata mengatakan sampai saat ini pihak dinas perhubungan belum ada menerima surat pemberitahuan dari pihak perusahaan.

“Sampai saat ini kami dinas perhubungan kabupaten buol belum menerima pemberitahuan atau peyampaian dari pihak perusahaan PT Berkat Rahmat Sejati (BRS) terkait pembongkaran dan pembuatan pelabuhan sendiri yang ada di desa Batu Rata.” Ucap kadis saat dikonfirmasi oleh media kabartoday.com beberpa waktu lalu.

“Untuk segala izin semuanya ada di UPP Leok, karna pihak UPP yang lebih berwenang dalam hal ini, silakan hubunggi UPP Pungkasnya,

Ditempat terpisah JS PT Berkat Rahmat Sejati Iwan yang di konfirmasi media ini Melalui via Telfon tidak mengangkat telfon, walaupun nada dering berbunyi masuk, Hingga berita ini di naikkan pihak perusahaan PT Berkat Rahmat Sejati (BRS) belum bisa di konfirmasi. ***Erwin***