Pasutri Desa Pandiri Meninggal Diduga Tersengat Listrik

MARDISON, POSO – Dua warga masing masing bernama Fendi Adipu dan Pr. Ritna Tajila warga Desa Pandiri Kecamatan Lage Kabupaten Poso pada hari minggu tanggal 30 Juni 2019 sekitar pukul 16.30 wita, diduga tewas Tersengat listrik.

Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto. Sik, SH, Mengatakan Kronologis kejadian Berawal pada saat anak korban Perempuannya yang bernama Nurul sedang menonton TV di dapur,  kemudian mendengar suara orang jatuh dilantai, dan langsung menuju tempat suara yang didengarnya, saat tiba ditempat kejadian, ternyata suara yang di dengar Nurul adalah bapaknya ‘Fendi’ yang terjatuh di lantai, dan saat mengetahui bapaknya yang tergeletak dilantai, kemudian kenudian anak korban Nurul langsung memanggil ibunya Ritna, yang sedang mamandikan anak ke duanya di belakang rumah.

“Ibu Ritna langsung menuju ke suaminya Fendi dan hendak menolong dan mangangkat suaminya naas ibu Ritna juga ikut terjatuh akibat arus listrik yang masih menyala.” ungkapnya melalui via WhatsApp

Lanjut kapolres, Nurul anak korban langsung berlari keluar rumah untuk meminta meminta pertolongan kepada warga, saat mengetahui Nurul meminta bantuan, perempuan Yurike alias Mama ela langsung mengendong anak korban. Dan meminta tolong kepada warga sekitar.

“Anis Sarapil warga sekitar sedang berada di rumah sementara menonnton televisi tiba tiba mendengar suara teriak untuk meminta tolong, Bersama Pak made langsung menuju rumah korban dan kemudian langsung mematikan sekringrumah Korban” tuturnya

AKBP Bogiek Sugiarto, menambahkan  Dalam kejadian ini identitas korban baru diketahui bernama Fendi Adipu, umur 54 tahun, agama islam, suku gorontalo, alamat Ds. Pandiri. Dan Ritna Tajila, umur 28 tahun, suku Pamona, agama islam, alamat Ds. Pandiri

“Korban meninggalkan Dua Orang anak yang masih kecil yang bernana Nurul 6 tahun, dan Rahmat 2 tahun.” pungkas perwira dua melati itu

Saat kejadian saksi yang berada di TKP sebanyak empat orang masing masing bernama Yurike rekali @ mama ela, Helmin mogimpa, Made harianto, fdan Anis sarapil.

“Pada pukul pukul 17.30 wita,  Kapolsek Lage bersama anggota langsung menuju TKP setelah menerima laporan dari warga.” imbuhnya

Setiba dilokasi kejadian kapolsek Lage langsung membawa kedua korban menuju rumah sakit untuk dilakukan Otopsi.

catatan

1. Korban Lk. Fendi bersama meninggal di ruang kerja dan pada saat kejadian tersebut sedang memperbaiki sebuah televisi karena sehari hari korban berpsrofesi sebagai tukang servis alat elektronik.

2. Keluarga telah bersepakat bahwa jenazah Lk. Fendi Adipu akan di kuburkan di Kel. Kayamanya dan Pr. Ritna Tajila akan di makamakan di Ds. Pandiri secara islam.

3. Pihak pemerintah Desa Pandiri bersama bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Imam Masjid Sintuwulemba untuk proses pemakaman Pr. Rinta KABARTODAY.com