Minta 20 Juta, Nama Kasat Lantas Polres Pulang Pisau Dicatut

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Modus pencatutan nama kembali muncul di Wilayah Hukum Polres Pulang Pisau, Polda Kalimantan Tengah. Kali ini nama Kasat Lantas Polres Pulang Pisau, AKP. Muhammad Syafuan Nor menjadi korban pencatutan oleh oknum penipu untuk meminta dana dengan nilai tertentu.

“Si penipu tersebut meminta duit dengan nilai Rp. 20 juta kepada pengemudi dalam laka lantas di jembatan Tumbang Nusa beberapa waktu lalu,, dengan alasan supaya kasus nggak berlanjut,” kata Kasat Lantas kepada Kabar Today.com, Sabtu (30/01).

Pencatutan tersebut terungkap setelah adanya laporan dari pengemudi laka lantas yang bernama Zulkipli warga Kota Baru kepada salah seorang anggota Satuan Lantas Polres Pulang Pisau.

“Ya syukurnya, dia (Zulkipli) sempat konfirmasi dengan anggota kami, sehingga penipuan tersebut bisa digagalkan,” imbuhnya.

Kasat Lantas menjelaskan, dirinya telah mengantongi nomor handphone si penipu, seera akan melacak lokasi keberadaan oknum penipu tersebut.

“Nomer ponsel itu lain punya saya. Selain itu, Foto profil yang dipakai penipu itu, pangkat saya masih Iptu, lucu aja,” ucap pria yang akrab dipanggil Syafuan tersebut.

Dirinya juga sempat heran dan bertanya-tanya, kata Kasat Lantas, dari mana penipu tersebut dapat nomer pengemudi (Zulkipli) tersebut.

“Saya rasa sindikat penipu ini sudah profesional,” tegasnya.

Guna mengantisipasi terjadinya penipuan seperti ini dilain waktu, Syafuan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya yang berada di Kabupaten Pulang Pisau agar selalu waspada dan selalu berkoordinasi atau menghubungi aparat penegak hukum.

“Jangan mudah terpancing, apabila ada penelpon yang ujung-ujungnya minta duit dengan berbagai alasan, konsultasikan dengan pihak kepolisian terdekat,” tambahnya.

Kasat Lantas juga mengatakan, untuk saat ini belum ada yang menjadi korban dari aksi oknum si penipu yang mencatut namanya tersebut. Untuk itu, ia meminta kepada siapa saja yang menerima telepon atau pesan dengan mengataskan nama dirinya yang meminta berupa dana jangan dihiraukan.

“Dan saya pastikan itu bukan saya, apabila ragu silahkan kroscek terlebih dahulu daripada nanti menjadi korban dari si oknum penipu ini. Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak percaya dengan informasi yang hanya melalui lewat telepon, yang mengatas namakan nama saya,” tutupnya. KABAR TODAY.COM