Membungkam Kebebasan Mahasiswa Adalah Pelanggaran UUD 45

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.com Salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian Mahasiswa kepada masyarakat, hal inilah yang perlu di perhatikan dan dijaga oleh pemerintah masa era Demokrasi saat ini, “Kebebasan berpendapat dimuka umum janganlah di bungkam.”

“KAMPUS adalah ranah dimana semua tataran ilmu dibedah, dikembangkan dan diaplikasikan kepada masyarakat yang harus dilakukan dan dicapai oleh setiap perguruan tinggi di Indonesia,” Ungkap Moh. Nurmansyah Bantilan S.Sos., MPWP, anggota DPRD Kabupaten Tolitoli dari Fraksi Demokrat, Kamis (1/07/2021) Melalui pesan singkat.

Moh. Nurmansyah Bantilan yang akrab dipanggil Mamat menambahkan, Perguruan tinggi sudah selayaknya harus melahirkan para mahasiswa (pemuda) atau orang-orang terpelajar yang memiliki semangat tinggi dalam mengontrol dan mengawasi kinerja pemerintah. Sehingga pemikiran kreatif, mandiri dan inovatif dari para mahasiswa diindonesia dapat membantu membangun bangsa di berbagai sektor sesuai dengan kapasitas keilmuan dan kemampuan yang dimilikinya.

“Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa, dan tongkat estafet dalam. Membangun bangsa indonesia ada dipundak mereka, sehingga kritikkan yang disampaikan Mahasiswa kepada pemerintah harusnya didengar, “bukannya dan di bungkam, “Tambahnya

“Jika dengan membungkam kebebasan berpendapat Mahasiswa, bisa jadi merupakan bentuk pembodohan terhadap anak bangsa dan memasung kemerdekaan beraktivitas, serta melanggar UUD 45 dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” Pungkas Anggota DPRD Tolitoli yang juga ketua DPC Demokrat Tolitoli ini. ***