Korban Kebakaran Tolitoli di Relokasi ke Posko Pengungsian yang Baru

ERWIN | TOLITOLI – Sejumlah warga korban kebakaran kelurahan sidoarjo kecamatan baolan Kabupaten Tolitoli, Sulawesi tengah bersiap untuk proses relokasi yang akan dilakukan hari ini jam 10.00 Kamis (06/02), dari mulanya di Lokasi tanah merah dan di jalan Lumba lumba dijadwalkan akan dipindah ke terminal Pelni yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

Berdasarkan pantauan di lokasi, persiapan yang dilakukan mulai dari anggota TNI AL, TNI AD, aparat kepolisian, dan satuan Polisi pamong praja, Brimob dan warga antara lain terlihat tengah membantu mengemas sejumlah makanan instan, perlengkapan sekolah anak-anak, hingga beberapa set pakaian yang didapatkan dari bantuan berbagai pihak untuk para korban.

“Sudah saya bungkus, baju-baju, mi instan, selimut, sudah mulai beres, buat pindahan hari ini (06/02),” ujar , salah satu korban di posko tanah merah, Kamis (06/2).

Selain relokasi, beberapa warga mengaku tengah mempersiapkan diri mereka untuk melihat sisa rangka tempat tinggalnya yang telah habis dilalap api yang terjadi Minggu(02/2) lalu.

Satu lagi, warga RT X yang mengaku ingin melihat puing-puing rumahnya sebelum pindah ke tempat pengungsian yang baru di kawasan terminal pelabuhan.

“Iya jadi hari ini, sekalian saya mau pindahan ke tenda pengungsian yang baru, tapi sebelum pindah saya mau lihat bekas rumah saya dulu,” kata dia.

Sementara itu, pihak kepolisian dan TNI AD/AL dan Brimob, BPBD tengah membantu warga korban kebakaran untuk mengagkut barang mereka menuju mobil untuk di bawa ketempat pengungsian yang baru.

“Hari ini, kami fokus pada pengangkutan bantuan-bantuan logistik korban, di antaranya pakaian, makanan instan, dan air minum untuk dibawa ke lokasi pengunsian yang baru.” Ujar Vidia

Proses pembersihan posko pengungsian dibantu dengan beberapa truk, puluhan personil kepolisian, TNI AD/AL, Bromob dan anggota dari BPBD Tolitoli.

Lanjut Sekertaris BPBD Tolitoli Vidia Saputra Mengatakan relokasi korban kebaran sudah melalui rapat bersama pemerintah daerah dan semua pihak telah menyetujui pemindahan korban kebakaran agar para korban bisa mendapatkan tempat yang lebih baik.

“Benar, Relokasi kami lakukan hari ini, mengingat tenda pengungsian sekarang sangat tidak memadai,  dimana jika musim penghujan tiba, didalam tenda pengungsian penuh dengan air dan becek, untuk menjaga terjadinya Ispa trrhadap korban kebakaran dan mengingat tempat pengunhsian yang sekarang sangat berdekatan dengan tebing, jangan sampai longsoran bisa terjadi kapan saja, karna tenda pengungsian sangat berdekatan dengan tebing gunung. “Pungkasnya

Sampai berita ini di naikkan, korban kebakaran sidoarjo masih dalam tahap relokasi. KABARTODAY.com