Kisah Sutoyo, Pemuda Asal Desa Binontoan yang Lulus TNI AL

ERWIN | TOLITOLI – Terlahir dari keluarga petani tak membuat pemuda desa yang satu ini putus asa merajut mimpi dan cita-citanya sebagai prajurit Tentara Negara Indonesia (TNI) selalu mendapat Cemo’oh dari teman temannya.

Ia adalah Sutoyo salah satu pemuda kelahiran Desa Binontoan yang berhasil mewujudkan cita-citanya bergabung menjadi bagian TNI Angkatan Laut (AL) setelah mendaftar.

Tekad kuat Sutoyo untuk menjadi seorang prajurit TNI telah lama ada sejak ia masih anak-anak. Kerja keras pantang menyerahnya pun terbayar sudah. Terbukti pada saat Kapal Perang KRI Kakap 811 saat berlabuh di pelabuhan Dede Tolitoli terdapat salah satu Pemuda asal Tolitoli yang menjadi anggota TNI AL tergabung di kapal KRI Kakap.

Bukan perjuangan mudah untuk mewujudkan impiannya itu, sebab anak kedua dari 3 bersaudara pasangan suami istri Candra dan Marlina ini mengaku dari awal dibukanya pendaftaran Penerimaan prajurit TNI AL, niatnya untuk mengikuti tes TNI tidak pernah surut dalam meraih cita citanya.
Awal mendaftar untuk masuk menjadi Prajurit TNI segala persiapan tes sudah dipersiapkan lebih matang dari sebelumnya mulai dari pemberkasan administrasi, fisik, kesehatan bahkan sampai mengikuti psikotes dari Dinas Psikotes.

Tak surutkan semangatnya dan tidak pwrnah merasa malu sedikitpun menjadi anak seorang petani dan pada tahun 2018 Sutoyo mengikuti tes TNI AL. Alhasil, sekali mengikuti tes, Sutoyo langsung lulus seleksi sampai masuk dinas dan sekarang bertugas di kapal KRI Kakap 811.

Selain dikenal sebagai pribadi pekerja keras, ambisius, bertubuh tinggi dan tegap, Sutoyo juga dikenal aktif di berbagai organisasi kepemudaan terutama di desa tempat tinggalnya, salah satunya bidang pendidikan dan olahraga Karang Taruna.

Perjuangan belum usai, pada 2018 Sutoyo yyang lulus pendidikan langsung di tempatkan dikapal KRI Kakap untuk menjaga perairan Indonesia. ” kita bisa keliling dunia lewat laut dan hanya laut uluang bisa membawa kita untuk berkeliling dunia dengan mengunakan kapal” dan saya berharap setelah saya akan banyak lagi masyarakat Tolitoli yang mau mendaftar menjadi anggota TNI, ini semua demi bangsa dan negara yang kita cintai.

Setelah saya dinas dan menjadi seorang Prajurit TNI Angkatan Laut (AL), kebanggan tersendiri telah muncul pada diri saya untuk cinta kepada Tanah Air.

– Mempertahankan kedaulatan NKRI menjadi prioritas saya sesuai janji dan sumpah seorang prajurit.

– Bisa membuat bangga kedua orang tua dan keluarga besar di kampung.

-Bisa membuktikan anak seorang petani bisa lulus menjadi prajurit TNI tampa harus bayar membayar, intinya Niat dan tekad yang kuat yang akan mbuat kita bisa meraih cita cita kita.

Ia berharap, pemuda dan pemudi Tolitoli mau menjadi prajurit TNI semakin banyak yang mendaftar semakin besar kita akan membawa harum nama kabupaten Tolitoli, dan kepada seluruh masyaralat Tolitoli yang ingin menjadi prajurit TNI persiapkan diri anda mulai dari Fisik, kesehatan jasmani dan Rohani,

“Intinya sebagai anak bangsa indonesia dan sudah tergabung dalam TNI, kini saatnya kita berbuat buat Negara,” KABARTODAY.com