Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Terjadi Lagi, Pemerintah Diminta Usut

Tolitoli, KabarToday.com – Ketua LSM Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Sulteng Hendri Lamo SE, meminta pemerintah Tolitoli untuk segera mengusut kelangkaan gas elpiji yang terjadi di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Hendri Lamo menjelaskan hingga hari ini masih banyak warga yang sukar menemukan elpiji.

“Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah,pihak kepolisian dan Satpol PP harus segera mengusut dan melakukan operasi pasar untuk mengetahui mengapa krisis elpiji terjadi di Kabupaten Tolitoli,” tegas Hendri Lamo SE kepada senin Rabu (06/5).

“Saat ini, harga gas elpiji 3 kilogram di Tolitoli yang sampai pada tangan konsumen berkisar pada harga 25 ribu, itu pun barangnya tidak ada,” imbuh Hendri

Hendri Lamo, mengatakan bahwa permasalahan krisis gas elpiji tidak dapat disampingkan. “Gas elpiji merupakan kebutuhan esensial yang tidak dapat dinomorduakan dan juga merupakan kebutuhan pokok untuk masyarakat dari perkotaan hingga perdesaan, apalagi memasuki bulan puasa.” tutur Hendri Lamo

Ketua Komisi Informasi Publik Tolitoli (KIP) ini juga menambahkan bahwa krisis gas elpiji menjadi sangat krusial terlebih lagi untuk masyarakat Tolitoli yang tidak hanya menggunakan gas elpiji untuk keperluan memasak sehari hari.

“Kelangkaan gas elpiji tidak boleh kita biarkan mengingat saat ini memasuki bulan puasa, dimana masyarakat tentunya sangat memerlukan gas elpiji sehari hari,” jelas Hendri

Menurut Hendri, ketersediaan barang adalah harapan masyarakat di Kabupaten Tolitoli. “Ketersediaan barang sekaligus stabilitas harga harus sama-sama kita wujudkan untuk mencegah masyarakat terkena imbas negatif nantinya,” jelas Hendri

Hendri berharap bahwa kondisi ini segera ditangani oleh pihak yang berwajib karena langkanya barang substitusi gas elpiji baik minyak tanah maupun kayu bakar. Erwin