Kabupaten Tolitoli Beralih Status “Dari Zona Orange Ke Zona Merah”

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.com – Bertambahnya Pasien terkonfirmasi Positif covid 19 mulai dari yang menjalani perawatan Isolasi Mandiri (Isoman) hingga perawatan Intensif di rumah sakit Mokopido Beberapa hari belakangan ini menjadikan Kabubupaten Tolitoli naik Status menjadi Zona Merah.

Terkait dengan hal itu, menurut sekertaris dinas kesehatan Syafrudin A. Rahman, S.T., M.Eng. saat dikondirmasi mengatakan saat ini langkah yang telah di ambil oleh pemerintah daerah dalam hal ini dinas kesehatan dalam menahan laju kasus pasien yang terkonfirmasi (+) pihaknya telah merekomendasikan perpanjangan PPKM kedua berdasarkan kajian perkembangan kasus terkonfirmasi positif, dan terus Melakukan himbauan kepada masyarakat sampai ketingkat desa melalui puskesmas bersama satgas kecamatan agar memperketat prokes dan mematuhi intruksi bupati.



“Saat ini kami terus melakukan testing, tracking dan treatment (3T) sampai ketingkat desa, dan akan melaksanakan vaksinasi tahap 3 “untuk masyarakat umum” secara bertahap sesuai alokasi vaksin dari dinkes privinsi,” Ungkap Syafrudin A. Rahman, S.T., M.Eng.

Disinggung terkait PPKM level berapa saat ini untuk kabupaten Tolitoli, ia menyampaikan Bahwa saat ini Tolitoli sudah PPKM level ketiga (3) dan sudah masuk perpanjangan kedua yang dimulai pada tanggal 10 s/d 23 agustus, dimana PPKM Level Tiga (3) pembatasannya sedikit lebih ketat, dan nantinya kalau masuk PPKM Level Empat (4) pasti lebih ketat lagi.

“Untuk saat ini Trancking kepada Masyarakat dilapangan sudah dilakukan sampai ketingkat desa oleh surveylance puskesmas” Kata Syafrudin A. Rahman, S.T., M.Eng.

“Terkait anggaran sudah di usulkan oleh dinas kesehatan dan rumah sakit, dan Anggran untuk penanganan covid yang dilakukan dinas kesehatan dan rumah sakit sedang diajukan dan dalam proses review APIP,” Tambahnya.

Saya berharap masyarakat Tolitoli bisa selalu Patuhi Protokol kesehatan dan PPKM yang telah disampaikan pemerintah daerah, agar nantinya Kabupaten Tolitoli bisa terbebas/berakhir dari pandemi ini, ***