Jelaskan Syarat dan Cara Mendaftar Kartu Prakerja, Rini Widigdo Sampaikan Surat Edaran Mendagri

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Beberapa program pemerintah untuk mengatasi dampak dari COVID-19 terus diluncurkan, salah satunya dengan menyalurkan program Kartu Prakerja yang diharapkan mampu menampung para pekerja yang terkena PHK maupun UMKM yang kehilangan pendapatannya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Farisco J.S Ibat melalui Kabid Penempatan, Pelatihan, Produktivitas dan Transmigrasi, Rini Widigdo, ST menjelaskan bahwa penerima manfaat (Peserta) Kartu Prakerja adalah pekerja sektor formal yang terkena PHK atau dirumahkan.

“Selanjutnya, pekerja harian disektor informal, korban PHK dan kesulitan usaha, UKM dan Koperasi yang mengalami kesulitan usaha serta pencari kerja yang ingin meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan kerja,” kata Rini.

Rini menjelaskan, sebagai syarat untuk mengikuti program Kartu Prakerja adalah warga negara Indonesia, usia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal (masih sekolah). Adapun langkah untuk mendaftarkan diri sebagai penerima Kartu Prakerja, dirinya mengatakan ada tiga langkah yang harus diikuti oleh setiap peserta.

“Pertama peserta membuat akun kartu prakerja dengan masuk ke situs www.prakerja.go.id, kemudian pilih Menu Daftar Sekarang. Setelah itu masukan Nama Lengkap, Alamat Email dan Password, lalu cek email anda untuk konfirmasi Akun, apabila akun sudah terkonfirmasi berhasil, kembali lagi ke situs utama,” jelasnya.

Setelah kembali ke situs utama, lanjut Rini, mulailah lakukan langkah kedua yakni Isi Data Diri dengan memasukkan Email dan Password anda, masukan NIK serta tanggal lahir, Isi data diri dengan lengkap, lalu upload foto KTP dan foto Selfie dengan memegang KTP, kemudian masukkan nomor telepon beserta Kode OTP yang dikirim lewat SMS di Hp anda.

“Untuk langkah ketiga, Ikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar Secara Online dengan Klik “Mulai Sekarang”, siapkan alat tulis dan kertas untuk membantu saat mengikuti tes online selama 15 menit. Setelah selesai melakukan tes online, tunggu Email Pemberitahuan dari Kartu Prakerja, apabila sudah ada pemberitahuan, segera kembali ke Situs Utama untuk bergabung ke Gelombang Pendaftaran yang tersedia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rini mengungkapkan program ini memberikan bantuan biaya dengan total Rp. 3.550.000. Dana tersebut digunakan dengan rincian sebesar Rp.1 juta untuk biaya pelatihan online, Rp.600 ribu perbulan selama 4 bulan untuk insentif dan Rp.150 ribu untuk 3 kali survei.

Untuk membantu memberikan pelayanan pendaftaran Kartu Prakerja, Rini juga menyampaikan, selain Disnakertrans Pulpis, juga ada beberapa Dinas yang membidangi, seperti Dinas Sosial, Dinas Perindagkop, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Itu sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 560/2821/SJ Tanggal 13 April 2020 ,Tentang Pelayanan Pendaftaran Kartu Prakerja, agar pengumpulan data bisa akurat,” tandasnya. KABAR TODAY.COM