Hindari Kontak Langsung Dengan Pasien, RSUD Mokoyurli Rakit Swab Chamber

ERWIN | BUOL – Upaya dalam memerangi wabah COVID-19 dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19, Rumah sakit Umum Daerah Mokoyurli Buol membuat Swab Chamer Sendiri untuk di gunakan di area rumah sakit Mokoyurli.

Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Mokoyurli Buol dr. H. Arianto S. Panambang saat di konfirmasi melalui WhatsApp terkait Swab Chamber mengatakan Swab Chamber yang disediakan di RSUD Mokoyurli Buol kerjasma antara Pihak Rumah sakit dan dinas kesehatan Buol.

“Anggaran dari pembuatan Swab Chamber diambil dari anggaran Dana dinas kesehatan dan RSUD Mokoyurli, Swab Chamber ini kami buat sendiri di kabupaten Buol,” Ucap dr. H. Arianto S. Panambang (21/04).

Lanjut Arianto, Dengan disediakannya Swab Chamber dirumah sakit Mokoyurli Buol saat ini, untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 di kabupaten Buol, apalagi banyak pasien atau masyarakat yang tidak jujur terkait riwayat perjalanan mereka, akibat ketidak jujuran masyarakat, puluhan tenaga medis Buol sudah dilakukan karantina mandiri.

“Tersedianya Swab Chamber dirumah sakit mokoyurli, ini jelas sangat membantu tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan dan pengambilan Swab terhadap pasien yang positif Rapid Tes, dan kali ini para tenaga medis juga sudah tidak perlu lagi merasa kwatir saat melakukan pengambilan Swab kepada pasien, atau bersentuhan secara langsung, akan tatapi harus tetap waspada,” Tuturnya.

Ditambahkannya lagi, saat ini rumah sakit Mokoyurli baru menyiapkan Satu unit Swab Chamber untuk penaganan pasien Positif Rapid tes, dan dipersiapkan untuk pengambilan Swab bagi pasien Positif Rapid Tes.

“Insya Allah kami akan membuat lagi 2 unit Swab Chamber seperti ini, dimana Satu untuk RSUD Mokoyurli Buol dan satunya lagi untuk Pemeriksaan Mobile ke berbagai tempat, agar nantinya tenaga medis yang berkerja dilapangan maupun dirumah sakit bisa melaksanakan tugas mereka dengan nyaman tampa harus di bayang bayangi rasa takut ” Pungkas Arianto. KABARTODAY.com