Hari ini “Vaksin Sinovac” Menuju Tolitoli di Kawal TNI /Polri

Tolitoli | Kabartoday.com – Pengiriman vaksin Sinovac covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah menuju Kabupaten Tolitoli mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Tolitoli dan Kodim 1305/BT.

“Sore ini juma’t (05/02/2021) pengiriman Vaksin Sinovac dari palu menuju kabupaten Tolitoli mendapat pengawalan ketat dan oleh dua unit mobil dinas pengawalan Polres Tolitoli bersama kodim 1305/BT yang dipimpin langsung oleh kasat lantas,”

Polres Tolitoli melalui Kasubbag Humas AKP Moh Rizal Hi Bandi mengatakan, vaksin Sinovac covid-19 yang dikirim ke Tolitoli diangkut dengan menggunakan dua unit mobil milik Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli.

“Pada pukul 15.45 WITA vaksin telah dikirim ke Tolitoli dengan pengawalan VVIP dari personel Polres Tolitoli dan Kodim 1305/BT, pengawalan dilakukan dengan menggunakan dua unit mobil dari Polres Tolitoli” kata Kasubbag Humas.

Lanjut Kasubbag Humas, pengawalan Vaksin Sinovac daroli palu menuju Tolitoli diperkirakan akan memakan waktu 8 jam perjalanan.

“Vaksin Sinovac covid-19 di perkirakan tiba di Tolitoli pada Sabtu dini hari (6/2/2021), dan setibanya di Tolitoli, vaksin Sinovac tersebut langsung disimpan di gedung Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli” ucap Kasubbag Humas.

Ia menjelaskan, alasan Polres Tolitoli dan Kodim 1305/BT melakukan pengawalan ketat agar kualitas vaksin tetap terjaga dan aman dari gangguan orang yang tidak bertanggung jawab.

“Salah satu alasannya adalah vaksin Sinovac itu beku dan hanya bisa bertahan pada suhu tertentu, dan Vaksin Sinovac itu ditempatkan di dalam wadah seperti freezer yang mempunyai suhu tertentu,” jelas Kasubbag Humas.

“Freezer tersebut mempunyai batas waktu untuk mencapai suhu tertentu,” tambahnya.

Oleh sebab itu, pengawalan ketat sangat diperlukan, supaya kendaraan pembawa vaksin Sinovac covid-19 bisa cepat sampai ke Tolitoli. Dan pengawalan bertujuan agar vaksin covid-19 tidak rusak di jalan karena terpegaruh oleh suhu.

“Maka diperlukan perlakuan yang berbeda. Jangan sampai vaksin Sinovac rusak karena keterlambatan sampai di tujuan,” papar Kasubbag Humas. ***Erwin***