H Rendy Lamadjido.MBA: Pilkada Bupati Touna Lebih Menantang

SETIYO UTOMO, TOUNA – Penantian panjang masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) untuk memiliki pemimpin (bupati) yang peduli, merakyat, kreatif dan inovatif, jika tiada aral melintang akan terwujud tahun depan lewat pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Banggai 23 September 2020.

Hadirnya sosok Ir H Rendy M. Affandy Lamadjido. MBA yang digadang-gadang sebagian besar warga Touna untuk maju “bertarung” pada pilkada Touna tahun 2020, diprediksi para pengamat politik akan membuat peta politik Kabupaten Touna yang sebelumnya lebih menjagokan petahana Muhammad Lahay (bupati) kini jadi terkoreksi

Hampir semua media cetak dan elektronik, serta media sosial (medsos) di Sulteng, lebih khususnya di Touna semakin ramai “menguliti” turun gunungnya H Rendy Lamadjido putra mantan Gubernur Sulteng, H Azis Lamadjido. SH untuk bersaing memperebutkan Kursi Touna 1 (bupati).

Munculnya nama H Rendy pada pilkada Touna, membuat banyak kalangan kaget. Pasalnya, mantan anggota DPR RI tiga periode ini sebelumnya dielus-elus akan maju bersaing di Pilkada Gubernur Sulteng. Tak ayal, tampilnya H Rendy di Pilkada Touna membuat dunia perpolitikan Touna yang semula adem ayem kini jadi bergeliat dan makin dinamis.

Kepada Kabartoday H Rendy menuturkan. Sejatinya setelah Ia tidak duduk lagi di DPR RI, Rendy ingin rehat dari hingar bingarnya dunia politik, untuk fokus mengurusi bisnis dan usahanya yang puluhan tahun ditinggalkan.

Ceritanya jadi berubah disaat dirinya akan berpamitan kepada ibu Megawati Sukarno Putri (ketum PDIP), justru Ia diminta untuk tetap memberikan sumbangan pikiran dan tenaga bagi bangsa, lebih khusunya Sulteng. Rendy pun diharapkan dapat maju pada pilkada Gubernur Sulteng.

Perubahan niat mencalonkan diri dari gubernur ke bupati terjadi ketika dalam satu kesempatan diskusi dengan kader-kader yang menjabat sebagai gubernur dan bupati, diantaranya dengan Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng), Azwar Anas ( Bupati Banyuwangi) Jatim, yang merupakan bupati terbaik di Indonesia. Kesimpulannya mereka menyarankan H Rendy maju di Pilkada Bupati bukan gubernur. Alasanya mereka menilai Rendy visioner, punya banyak ide dan program. Semua itu hanya dapat diaplikasikan oleh seorang bupati bukan gubernur. Karena otonomi daerah sejatinya ada di kabupaten bukan provinsi.

Dasar masukan-masukan itu yang kemudian membulatkan tekat Rendy maju bersaing di Pilkada Touna. Sisi lain H Rendy mengaku dirinya dan masyarakat Touna banyak kesamaan. Terlebih selama duduk di DPR RI banyak program pembangunan telah ia berikan untuk masyarakat Touna. Sayangnya, sebagian besar tidak ditindak lanjuti secara baik oleh bupati saat ini. Ujung-ujungnya karena tidak ditindak lanjuti dan tidak terpelihara semuanya tidak memberikan asas manfaat untuk masyarakat. Salah satu contohnya adalah pembangunan Bandara Tanjung Api di Kota Ampana yang dibangun dengan biaya yang sangat besar, kini tidak memberikan asas manfaat karena tidak ada lagi pesawat yang singgah di Bandara yang mewah itu. Kejadian seperti ini tentu sangat memprihatinkan buat kita semua, tegas H Rendy.

Turun gunungnya H Rendy pada pilkada Touna, bagai gayung bersambut. Disaat rakyat Touna merindukan hadirnya pemimpin yang peduli, merakyat, dan visioner, disaat yang sama H Rendy datang untuk mewakafkan dirinya maju “bertarung” di Pilkada Touna.

Beberapa warga Desa Toliba, kecamatan Tojo Barat, Desa Tayawa Kecamatan Tojo kepada Kabartoday mengaku gembira saat mendengar kabar H Rendy pada pilkada Touna tahun depan. Kami masyarakat di desa butuh pemimpin (bupati) yang peduli, merakyat, yang mampu memberikan kemudahan dan kesejahteraan bagi warga di desa-desa. Bukan pemimpin yang elitis, tertutup dan banyak jalan-jalan ke luar daerah.

“Pemimpin (bupati) saat ini akan rajin turun- turun ke desa disaat pemilihan bupati sudah dekat. Rakyat sudah pintar mau pilih bupati yang tidak janji- janji saja. Bupati yang konsisten antara ucapan dan tindakan. Kebetulan sekarang ada H Rendy punya visi bagus, komitmenya dapat dipegang, merakyat apa salahnya untuk kedepan calon yang begini yang kita pilih untuk jadi Bupati Touna” ujar Rusly salah seorang pemuda di Tojo. KABARTODAY.com