Gubernur Resmikan UPT Lab Lingkungan : Data Lab Membantu Kerja Dinas Lingkungan Hidup

MARDISON | PALU | SULTENG – Kehadiran gedung UPT Laboratorium Lingkungan Provinsi Sulteng diapresiasi Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si yang meresmikannya pada Selasa siang(27/8).

Keberadaan fasilitas dimaknai penting bagi terselenggaranya kegiatan pemantauan dan pengawasan lingkungan dengan dukungan data informasi kualitas lingkungan yang akurat.

“Dinas lingkungan hidup tidak bisa menudingkan jari dan minta pertanggungjawaban kepada industri yang dianggap mencemari lingkungan tanpa adanya data dari laboratorium,” tandas gubernur terkait korelasi dukungan data lab bagi kerja dinas lingkungan.

Sebelumnya, kepala UPT Lab Lingkungan Dra. Siti Nurbaya menuturkan laboratorium adalah jantungnya dinas lingkungan hidup yang memasok data informasi lingkungan di Sulteng.

Lanjutnya, lab sudah beroperasi sejak tahun 2010 dan berada satu lokasi dengan kantor dinas lingkungan hidup di Jalan Rajamoili tapi akibat gempa dan tsunami setahun lalu maka praktis seluruh infrastruktur lab ikut rusak terdampak bencana.

Lalu dibangun gedung pengganti di Jalan Suharso namun dengan kondisi alat-alat terbatas dan 14 personil pelayanan yang terdiri dari 7 pegawai organik dan sisanya honorer.

Terkait kantor dinas yang sudah tidak bersisa setelah disapu tsunami maka gubernur ungkapkan ada 2 opsi yang akan dikaji.

Pertama ialah membangun kembali di lokasi awal atau opsi kedua memindahkan ke lokasi baru di areal eks STQ, Bukit Jabal Nur.

“2020 masuk perencanaan nanti 2021 baru (pembangunan) fisiknya,” kata gubernur tentang rencana pembangunan.

Untuk sementara, kantor dinas yang dikepalai Ir. Abdul Rahim tsb masih memakai bangunan eks RS Undata lama di Jalan Suharso.

Nampak hadir mendampingi gubernur, Karo Humas dan Protokol Drs. Moh. Haris.*KABARTODAY.com