Geger Lintang Muncul Warga Tolitoli Heboh

Erwin | KabarToday.com – Seekor ikan hiu tutul atau biasa disebut “whale shark” berukuran 10 meter pada Sabtu 3 Maret 2018 sekira pukul 13.00 Wita terlihat di sekitar dermaga pelabuhan Desa Sibaluton, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli. Munculnya hiu tutul itu, sontak menarik perhatian warga yang tinggal maupun melintas disitu untuk melihat lebih dekat hewan mamalia laut tersebut.

Ikan raksasa yang dikenal dengan sebutan “Geger Lintang” tersebut, terlihat jelas di area dermaga yang berjarak 30 meter sehingga para warga penasaran ingin melihat lebih dekat bentuk dan ukuran ikan yang hidup di samudera tropis atau lautan yang beriklim hangat.

Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Al Qudusy mengimbau warga yang ingin melihat secara lebih dekat agar berhati-hati karena hewan mamalia tersebut bisa saja menyerang warga jika ikan paus itu mulai terusik.

“Saya meminta kepada warga yang ingin melihat lebih dekat agar ikan paus tersebut jangan diganggu sehingga keberadaanya bisa jadi daya tarik bagi warga lain yang menyaksikan dari kejauhan,”jelas AKBP M Iqbal Al Qudusy.

Sementara itu, Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan menjelaskan, kemunculan ikan hiu paus tersebut merupakan fenomena yang jarang terjadi muncul di area dermaga, apalagi ikan paus sering bermain di laut lepas.

“Ini sangat langka terjadi ada ikan paus yang muncul secara tiba-tiba, untuk itu saya minta kepada warga, yang ingin mau melihat dari dekat dengan menggunakan perahu untuk membiarkan ikan itu tetap bermain,”pintanya.

“Whale Shark” atau Hiu Paus Tutul ini memang paling sering ditemukan di perairan Sulawesi. Tercatat Hiu Paus Tutul ini terdapat juga di persairan Tanjung Karang Donggala. Bahkan akhir bulan Februari kemarin, ikan yang dilindungi ini ditemukan terjebak di teluk Sombori Kabupaten Morowali. Ikan ini akhirnya dievakuasi dan digiring kembali ke laut lepas.

Tim ekspedisi penyelamat Hiu Paus tutul di Teluk Sombori Morowali menggiring sang hiu ke perairan lepas.

Di pulau sulawesi, ikan hiu paus tutul ini biasa disebut “Gorango Bintang” karena tubuhnya yang dipenuhi tutul putih menyerupai bintang yang biasa ditemui.

Editor : Darwis Ali Damang