FPII Hadir Jadi Solusi Dan Pondasi Permasalahan Pers di Indonesia

ERWIN, PALU – Dewan Penasehat Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sulawesi Tengah Ir.Sukriyah T. Thaha, MM. menekankan bahwa marwah dan karakter indepedensi yang melekat dalam roh dan jiwa FPII, menjadi solusi untuk menjawab permasalahan Pers Indonesia dewasa ini.

“Karenanya prinsip yang dibangun dan dijadikan sebagai pondasi dalam semangat juang, yakni militansi,soliditas dan integritas oleh FPII Sulawesi Tengah sangatlah tepat,” nilai Ir. Syukriah, Senin (21/10) di Palu Sulawesi Tengqah.

Menurut Putri Tokoh Muhamadiyah Sulteng mendiang Prof. H.Tjajo Thaha itu, prinsip kelembagaan yang dicanangkan FPII Setwil Sulteng dapat menjadi sumber semangat bekerja yang tak kenal lelah dalam melakukan pembinaan kepada seluruh anggota dan kader yang mengedepankan kredibilitas lembaga.

Namun dia menyarankan, prinsip kelembagaan itu tetap harus dijalankan dengan harmonis dan memperhatikan aspek fleksibilitas. .

“Suatu pondasi yang kuat dan fleksibel,tentu akan jadi kekuatan, dan itu juga harus diimbangi dengan elastisitas,” ujar Ir,Sukriyah.

Selain itu, Ir.Sukriyah T. Thaha.MM juga menandaskan FPII harus memiliki alat ukur untuk mengetahui dan untuk mengkaji sejauh mana para pengurus maupun kadernya dalam hal penerapan prinsip lembaga tersebut pada masing – masing pengurus , baik diawal maupun di tengah kepengurusan.”Ini juga meniadi bagian penting sebagai kontrol kepengurusan termasuk soal control kepemimpinan ” tandasnya.

Lanjut Ir.Sukriah, menjaga marwah lembaga FPII melalui prinsip lembaga ,tentu sangat baik dan wise. Dimana hal ini secara khusus juga dapat menjadi pondasi bagi seluruh anggota FPII, atau insan Pers di luar kepengurusan dalam menjalankan aktifitas ,dimana di harapkan akan menjunjung tinggi kredibilitas kewartawanan, yang kemudian hal ini akan menjadi cermin profesionalisme kerja – kerja kewartawanan untuk mendapatkan kepercayaan dan penghargaan oleh masyarakat.

Ir,Sukriyah menekankan kerja profesional serta adanya kepercayaan publik akan berkorelasi dengan peningkatan ekonomi. Dan kepemimpinan FPII Sulawesi Tengah ,dia mengharapkan dapat melihat hal ini sebagai suatu langkah strategi,dan lebih dari itu akan menjadi contoh sampai kepada kepengurusan tungkat kabupaten,bahkan oleh seluruh jajaran FPII, di Negara Kesatuan Republik Indonesia. KABARTODAY.com