dr. Mul: Cuci Tangan Salah Satu Cara Antisipasi Virus Corona

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Hingga kini Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) masih bebas dari virus Corona. Meski demikian seluruh warga masyarakat diminta untuk selalu cuci tangan pakai sabun selama 20-30 detik dibawah air yang mengalir, baik sebelum makan, sesudah makan atau aktivitas lain.


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulpis, dr. Mulyanto Budihardjo kepada sejumlah media di ruang kerjanya, Selasa (28/01/20). Menurutnya, cuci tangan merupakan salah satu cara ampuh untuk mencegah serangan virus corona. 


“Virus Corona ini gampang sekali nempel pada benda-benda sekitar, lalu tangan kita tanpa sengaja menyentuh benda tersebut, kemudian kita pakai makan, mengusap hidung ataupun mata, sehingga tanpa kita sadari virus tersebut telah berjangkit pada tubuh kita,” terangnya. 


Selain itu, Mulyanto mengatakan bahwa untuk antisipasi, pihaknya juga sudah menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD), masker, sarung tangan serta peralatan penunjang lainnya.  “Untuk di Kabupaten Pulpis memang masih belum ditemukan, mudah-mudahan tidak ada kasus. Kami hanya antisipasi saja,” katanya.

  
Menurutnya, beberapa gejala umum virus corona, antara lain penderita mengalami demam, batuk dan sesak serta kesulitan untuk bernafas. Dan juga ada gejala di pencernaan (diare).


“Apabila mengalami hal yang demikian, segera periksakan ke rumah sakit untuk diambil tindakan,” ungkapnya.


Dia berharap masyarakat tidak terlalu panik mengenai isu ini. Dia memastikan Dinkes akan bekerja ekstra menyikapi hal ini. Pihaknya telah melakukan antisipasi. Paling penting, masyarakat harus menjaga kesehatan, karena virus menyerang tubuh dalam keadaan lemah.


“Selain dengan cuci tangan, kita juga menghimbau kepada seluruh warga, apabila memasak daging untuk dikonsumsi, sebaiknya memperhatikan tingkat kematangan daging dengan baik, dan gunakan perlindungan atau pengaman tubuh ketika akan melakukan kontak dengan binatang liar atau binatang peliharaan,” pungkasnya. KABAR TODAY.COM