Direktur RSUD Pulang Pisau Resmi Dijabat dr. Muliyanto Budhiharjo

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Setelah sekian lama Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kabupaten Pulang Pisau dijabat Pelaksana Tugas (Plt), kini RSUD tersebut mempunyai Direktur definitif yang dijabat dr. Muliyanto Budihardjo.

Itu ditandai dengan dilantiknya dr. Mul sapaan akrabnya dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji Direktur BLUD RSUD Kabupaten Pulang Pisau dan Jabatan Fungsional Tertentu dilingkungan pemerintah Kabupaten Pulang Pisau yang bertempat di Aula Banama Tingang, Rabu (25/8) di pimpin Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang.

“Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji dilaksanakan dalam suasana yang berbeda dengan menerapkan standar protokol kesehatan,” kata Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang saat memimpin kegiatan tersebut.

Namun, lanjut Bupati, dirinya yakin dan percaya hal tersebut tidak mengurangi nilai dan makna pelantikan. Dan, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau, ia mengucapkan selamat dan sukses kepada bapak dan ibu yang baru saja dilantik.

“Pelantikan Direktur BLUD RSUD Kabupaten Pulang Pisau ini dilakukan dalam rangka mengisi jabatan yang kosong, guna memacu optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi penyelenggaraan Pemerintah Daerah, yakni mewujudkan pelayanan prima pada masyarakat Pulang Pisau,” imbuhnya.

Taty juga mengatakan bahwa pada prinsipnya proses promosi, rotasi dan mutasi adalah bagian dari dinamisasi penataan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam manajemen kepegawaian di sebuah organisasi. Oleh karenanya, ia berharap pejabat yang dilantik segera memahami bahwa jabatan dipercayakan mempunyai peran yang sangat strategis dalam struktur organisasi pemerintah.

“Pejabat yang dilantik harus memiliki komitmen untuk bekerja secara profesional dan mengaktualisasikan seluruh potensi. Sehingga dapat memberikan peran dan kontribusi dalam peningkatan organisasi bisa sejalan dengan filosofi yang terkandung dalam UU Nomer 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN),” jelas Taty.

Jabatan adalah amanah yang akan diminta pertanggungjawabannya, tegas Bupati, oleh karenanya, ia minta jabatan tersebut dilaksanakan dengan kesungguhan hati, menjaga moralitas profesi, tunduk dan patuh pada ketentuan dan peraturan Perundang-undangan sesuai dengan sumpah janji jabatan yang diucapkan.

“Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan membangun kerjasama dengan rekan-rekan dilingkungan kerjanya. Hal ini penting karena kita tidak dapat bekerja secara individual,” pesan Taty. KABAR TODAY.COM