DD dan ADD Lamontoli Diduga Dikorup Kadesnya

JAYA MARHUM | BUNGKU SELATAN | MOROWALI – Miris benar bila melihat potret Desa Lamontoli, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali.

Disaat masyarakatnya butuh infrastruktur desa dibangun, malahan anggarannya ditahun 2018/2019 — maaf — diduga dikorup sang Kades Arpin H. Abdullah.

Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) dimaksud sebesar kurang lebih Rp. 900 juta tanpa ada bukti fisiknya terlihat, alias fiktif bahkan sebagian dimark up.

Hasil audit BPD setempat atas APBDes Perubahan tahun 2019, diketahui DD dan ADD Lamontoli tidak terbelanjakan sesuai peruntukannya.

Dari jumlah Rp. 900 juta yang tidak bisa dipertanggung jawabkan Kades, ada hak-hak orang lain yang turut “terambil”.

Sebagian merupakan tunjangan aparat desa, gaji Ketua BPD beserta para anggota dan juga gaji iman masjid bersama perangkatnya.

Itu belum menghitung DD dan ADD beberapa tahun anggaran sebelumnya, yakni T/A 2018/2019, 2017/2018, 2016/2017, 2015/2016 dan anggaran dibawahnya.

Yang menarik sekaligus membuat kita harus menyapu dada, jika melihat kehidupan masyarakat Lamontoli yang hanya bergantung dari hasil laut dan tanaman seadanya. Mereka sebagian tinggal di rumah-rumah panggung tua diatas air laut, jika tiba saat pasang.


Kehidupan Ketua BPD pun tak jauh beda. Rumah panggung berdinding papan yang sudah tidak baru lagi yang ia tinggali bersama keluarga, atap rumbianya sudah pada bocor.

Dibeberapa bagian dan sudut yang bocor itu, dilapisi sobekan simetris kartun bekas doz supermie. Benar-benar memprihatinkan.

Sementara Kadesnya berkehidupan terbalik 180 derajat dan jauh lebih sejahtera. Tinggal di rumah permanennya di Bungku serta memiliki rumah lainnya di Bungku Selatan. Punya mobil yang suka digonta-ganti.


Seorang anaknya tengah menyelesaikan kuliah di Fakultas Kedokteran. Anaknya yang lain akan dimasukkan ke sekolah kepolisian.

Informasi yang diperoleh Kabar Today di Bungku, sudah beberapa kali ulah Kades dilaporkan ke kabupaten, namun tidak ada tanggapan alias nihil.


Juga sudah pernah dibuat “Mosi Tidak Percaya” atas kepemimpinan Kades Arpin, lagi-lagi mentah.


“Saya sudah berkali-kali ingatkan Kades baik dirapat-rapat resmi, maupun secara lisan, namun Kades Arpin hanya mengatakan, semua itu akan ia pertanggung jawabkan.” ungkap Ketua BPD Lamontoli, Anton.

“Kalian tidak usah khawatir, saya akan pertanggung jawabkan semuanya,” kata Anton menirukan ucapkan Kades Arpin.

Arpin sendiri sudah mengakui semua kesalahannya beberapa waktu lalu kepada Kabar Today.com

“Apa yang disangkakan itu, semua saya akui pak, dan saya akan pertaanggung jawabkan sesuai Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang saya buat Bulan Pebruari 2019.” pungkas Arpin. Jika demkian, ditunggu saja kan?. KABARTODAY. com

Editoring: JeM