Darmin Sigilipu: BLT DD Jangan Gunakan Beli Rokok Dan Pulsa

MARDISON | POSO – Bupati Poso Darmin Sigilipu mengingatkan kepada warga desa Labuandago kecamatan Lage yang terdata sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap pertama harus digunakan dengan baik dan tepat sasaran.

“Saya selaku bupati Poso menyampaikan kepada 108 Kepala Keluarga (KK) penerima, agar dapat gunakan BLT Dana Desa yang telah disalurkan dengan sebaik agar dapat dipergunakan tepat sasaran. “Belanjakan untuk kebutuhan primer (pokok) bukan Sekunder.” Kata Darmin Sigilipu

Darmin juga Mengingatkan kepada warga penerima BLT yang terdampak covid19 agar dana desa yang disalurkan bisa dibelanjakan pada kebutuhan pokok seperti beras susu untuk anak serta minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya.

“Belanjakan untuk kebutuhan pokok seperti beras susu Minyak goreng dan gula pasir, Bukan untuk kebutuhan sekunder seperti pulsa dan rokok,” Tutur Bupati Poso

Lanjut Bupati Poso, penyaluran Dana Desa yang bersumber dari APBN itu telah tersalurkan di 139 desa dari 142 desa yang ada dikabupaten Poso.

“Sampai hari ini (09-06-2020) penyaluran BLT dana desa tahap 1 sudah tersalurkan ke 139 dan pada tahap 2 baru tersalurkan di 6 desa dari 142 desa,” Kata Darmin usai menyerahkan BLT Dana Desa Labuandago secara simbolis.

Diakui Darmin Sigilipu, masih ada desa yang terlambat menyalurkan bantuan BLT Dana Desa dikabupaten Poso.

“Ada beberapa desa yang terlambat dalam penyaluran BLT, dan kita akan pertanyakan terus, alasan Kenapa terlambat melakukan penyaluran, dan apa hambatannya,” Tukasnya

Lagi, Kita akan berusaha untuk mendorong kepada pemerintah desa penerima BLT harus tepat sasaran dan tepat waktu.

Sebagai Ketua Satgas covid19 dikabupaten Poso berharap agar semua warga Poso dapat mengikuti anjuran pemerintah pusat untuk tetap menggunakan masker, Rajin mencuci tangan dan jaga jarak.

“Gunakan masker Cuci tangan dan jaga jarak untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid 19,” Imbuhnya

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua anggota gugus yang ada maupun para dokter dan para medis serta seluruh masyarakat agar dapat terus bekerjasama agar Poso bisa turun ke zona kuning hingga kembali kezonna Hijau.

“Pasien terkonfirmasi positif yang ada dikabupaten poso 12 orang, 11 orang sudah dinyatakan sembuh, saat ini tinggal 1 orang lagi yang sedang menunggu proses penyembuhan di rumah sakit Poso,” Pungkas nya KABARTODAY.com