Darma Salah Satu Pengusaha Tambak Ikan Air Tawar Yang Sukses di Touna

DARMA, TOUNA – Jenis ikan air tawar dapat tumbuh dan berkembang di kolam pekarangan rumah,meskipun dalam bentuk sederhana, ataupun dalam kolam yang terbuat dari terpal yang lasim di sebut kolam terpal, dengan ukuran empat persegi panjang.

Adapun jenis ikan air tawar yang dapat di Budi- Dayakan, antara lainya, jenis ikan tawes, ikan gurami,ikan mas,ikan lele, dan beberapa jenis ikan air tawar lainya.
Seperti halnya jenis ikan Nila,ini juga termasuk jenis ikan air tawar, dan jenis ikan Nila, inilah saat ini di Budi Daya dan di kembangkan oleh ketua FPII, Tojo una una Darmasita S.Gala, saat di temui di lokasi kolam miliknya (3/11).

Dia mengatakan ,awalnya melakukan Budi Daya ikan Nila, hanya sekedar hobi dengan membuat kolam ikan ukuran sederhana empat persegi panjang dengan ukuran panjang 9 meter dan lebar 3 meter,dengan kedalaman kolam 50 cm, sebanyak 3 ( tiga) lokal.

“Kemudian menabur bibit ikan Nila sejumlah 1500, ekor dengan ukuran bervariasi 1-3 cm,,”ungkapnya.

Lanjut, Dari jumlah 1500, ekor bibit ikan Nila yang di Budi dayakan, pada tiga bulan yang lalu dan hingga kini telah memasuki bulan ke empat, dan di perkirakan sudah layak untuk di panen, sebut. Darma.

“Untuk melakukan pemeliharaan atau Budi Daya ikan Nila sangat mudah dan tidak terlalu sulit, menurut ketua FPII tojo una una Darmasita s Gala, selain pengaturan air yang cukup dengan kualitas yang baik, juga pemberian pakan yang secara teratur setiap hari, pagi dan sore hari.” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Budi Daya ikan air tawar, kolam mempunyai peranan yang sangat penting, karena selain sebagai media hidup ikan, kolam juga harus berfungsi sebagai sumber alami makanan ikan, dan untuk mendapatkan kolam ikan yang subur, bukan saja dasar kolam harus sesikit berlumpur oleh lapisan humus, dan air yang masuk dalam ke dalam kolam harus mengandung cukup bahan organik dan tidak beracun.

“Jenis tanah yang paling baik untuk kolam ikan, adalah tanah liat, atau lempung dan sedikit berpasir. Demikian juga jenis tanah terapan atau beranjangan, masih juga dapat di gunakan untuk kolam Budi Daya ikan Nila, atau jenis ikan air tawar lainya, dan tanah yang kandungan pasirnya sangat tinggi tidak dapat di gunakan untuk kolam ikan.”Tuturnya

Ketua FPPI tojo una una,Darnasita S Gala juga menjelaskan, air pada kolam ikan dapat bersumber dari air sungai, air irigasi, maupun dari mata air, namun pada kolam Budi Daya ikan Nila sebaiknya di lakukan dari sumber air sungai, karena banyak mengandung unsur unsur hara yang berguna bagi penumbuhan makanan ikan alami.

“Pemasaran ikan Nila saat ini semakin baik dan memiliki peluang prospek yang cukup menguntungkan, maka pengurus atau kader FPII Tojo Una Una, akan mengembangkan Budi Daya ikan Nila di tojo una una,tanpa mengabaikan tugas- tugas yang menjadi tanggung jawab sepenuhnya. Dan Budidaya ikan Nila merupakan sebuah Aset dan potensi sumber daya alam hewani, karenanya target ke depan perlu dan penting untuk terus di lakukan pengembangan luas lahan Budi Daya ikan Nila untuk meningkatkan hasil produksi dan pendapatan ekonomi.” Pungkasnya KABARTODAY.com