Dandim 1305/BT, Pemahaman Terhadap Masyarakat Terkait Covid -19 Harus Terus di Tingkatkan

Buol, Sulteng | Kabartoday.com – Untuk kedua kalinya, pengambilan paksa jenazah pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 dikabupaten Buol oleh pihak keluarga, bahkan sempat terjadi sedikit adu mulut antara pihak RSUD Mokoyurli Buol dan Pihak keluarga, membuat orang nomor satu di Makodim 1305/BT harus berangkat menuju kabupaten Buol untuk mengetahui akar permasalahan yang terjadi dilapangan.

Setelah tiba di kabupaten Buol Dandim 1305/BT langsung menghadiri apel bersama Forkopimda dan tenaga Kesehatan Kabupaten Buol bertempat dihalaman RSUD Mokoyurli Buol JL. DR Wahidin Kelurahan Leok II Kecamatan Biau Kabupaten Buol, Sabtu, tanggal 21 Agustus 2021, Pukul 11.00 Wita.

Pertemuan bersama Forkopimda kabupaten Buol turut dihadiri
Bupati Buol dr. H. Amirudin Rauf SP.OG. M. Si, Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu S. Sos, Kapolres Buol, AKBP Dieno Hendro Widodo, SIK, Sekertaris Daerah Drs. Suprizal Jusuf, MM, dr. Arianto Panambang ( Direktur RSUD Mokoyurli Buol, dan dr. Spesialis penyakit dalam Elvira, Sp. PD. serta tenaga medis RSUD Mokoyurli Buol.

Dihadapan awak Media Dandim 1305/BT Letkol Inf Farid Yudis Purwanto Meminta kepada tenaga kesehatan bapak/ibu tetap semangat bukan hanya melawan covid tapi juga perang melawan hoaxnya.

“Dalam setiap hal apapun itu, tidak ada selalu yang 100% setuju dalam hal apapun itu, apalagi terkait dengan pandemi ini, apalagi sejak awal kita sudah berperang dengan pandemi covid 19 sendiri, juga berperang dengan melawan hoax-nya dilapangan,” Pinta Dandim

“Sudah Banyak oknum-oknum (Masyarakat) Mengira apa yang sudah dilakukan para medis saat ini tidak sesuai secara prosedural medis, bahkan ada indikasi yang tidak sesuai prosedur medis yang dapat melawan hukum pun terus terjadi, akan tetapi walaupun bagaimana Itu tetap saudara kita, “itu yang perlu harus kita garis bawahi.” Tambahnya.

Farid Yudis Purwanto juga menegaskan, kepada seluruh tenaga kesehatan, dengan segala hormat tetaplah bekerja dengan baik. kalau bapak/ibu Ingin suatu jaminan, pihaknya akan memberikan menjamin keselamatan, “yang penting begitu ada indikasi yang membahayakan terhadap situasi keselamatan segera diinformasikan,” Bebernya

Dandim 1305/BT kembali minta agar dapat mengartikan kalimat secara bijak pada poin nomor ke 3, tadi bagaimanapun oknum-oknum (masyarakat) “itu tetaplah masyarakat kita” maka kita perlu ambil jalan yang kira-kira baik buat bapak ibu selamatkan masyarakat, lambat laun oknum-oknum ini akan paham melihat situasi dan kondisi yang sebenarnya.

“Sekiranya dalam kesempatan ini ada rekan-rekan Media dapat memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat, akan tetapi dengan kurangnya pemahaman yang belum dipahami oleh masyarakat, ini pasti akan terus berulang dan berulang, “kalimat ini saya meminta bapak Bupati tolong untuk di sebar luaskan,” bahwa ada anggapan di luar sana bapak ibu sekalian tenaga kesehatan ini begitu mudahnya mengcovidkan orang, dengan harapan begitu mudahnya mendapatkan insentif dana tambahan.” Jelasnya

“Dan kita semua sudah mendengar konfirmasi dan konfirmasi bahwa apa yang dikatakan bapak bupati sendiri menyatakan itu semua adalah Hoax, Itu perlu disampaikan dulu kepada msyarakat, kemudian secara teknis mungkin akan di lanjutkan di ruang lingkup yang lebih kecil kita bicarakan, tetapi intinya saya meminta kepada bapak ibu tetaplah bekerja dengan semangat,” Tegas Dandim.