Dandim 1305/BT Hadiri Upacara Hari ATR Nasional ke 61

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.com – Dandim 1305/BT menghadiri Upacara Peringatan HUT Undangan Undang No 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria Ke- 61 Tahun 2021 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pertanahan Kab. Tolitoli. (Jumat, 24/9/2021)

Peringati Hari Agraria dan Tata Ruang (ATR) berlangsung sederhana dan khidmat Yang di ikuti oleh seluruh jajaran Badan Pertanahan Nasional Agraria dan Tata Ruang (BPN/ATR) Kabupaten Tolitoli dalam suatu upacara.

Dandim 1305/BT Letkol Inf Farid Yudis Purwanto mengatakan Pada upacara Hari Agraria dan Tata Ruang (ATR) Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan dan Kesra Anhar Dg. Mallawa, SE yang mewakili Bupati Tolitoli bertindak selaku pembina upacara dan sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.

“Dalam sambutannya, Menteri ATR/BPN RI Sofyan A. Djalil yang dibacakan Anhar Dg. Mallawa, SE mengatakan, Kementerian ATR / BPN bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan mengurangi dan memberantas mafia tanah sampai ke akar-akarnya,” Ungkapnya

“Hal ini Dilakukan untuk memerangi kejahatan pertanahan atau mafia tanah yang semakin meresahkan masyarakat. Beberapa kasus besar sudah diungkap bahkan ada yang sudah divonis dan ada juga yang sedang dalam proses hukum,” kata Dandim

Kepada media Dandim menyampaikan pada Hari Agraria Tata Ruang bapak Presiden RI menyerahkan sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria dan hasil penyelesaian konflik pertanahan sebanyak 124.120 di 26 provinsi dan 127 kabupaten/ kota selanjutnya perlu dikawal mengenai pemberdayaan masyarakat untuk memastikan penerima sertifikat mendapatkan akses permodalan, mari kita bersama-sama dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk mendorong diberikannya akses kepada penerima sertifikat redistribusi tanah tentunya agar dapat memperdayakan asetnya untuk di jadikan modal usaha sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lanjut Dandim, menuturkan, Menteri ATR Kepala BPN berpesan kepada seluruh jajaran ATR /BPN baik Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) agar jangan sekali-kali menjadi bagian dari mafia tanah, bila hal yang demikian ditemukan, maka akan diambil tindakan tegas bahkan bisa berjujung pada pemecatan oknum yang terbukti terlibat dalam mafia tanah.

“Kepada seluruh Gubernur dan Bupati / Walikota, saya selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia meminta untuk membantu masyarakat yang kurang mampu melalui penyediaan anggaran pra Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) serta membantu meringankan beban masyarakat dengan pengurangan atau bahkan penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sehingga target tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia telah terdaftar dapat dicapai,” Ungkapnya

“Saat ini masih banyak dijumpai kendala sertifikat yang tidak terbit karena masyarakat tidak mampu membayar BPHTB,” Tambah Anhar.

Pada peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2021 ini mengambil tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional.

“Usai upacara Hari Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nasional Tahun 2021, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli bidang Pemerintahan dan Kesra Anhar Dg. Mallawa, SE menyematkan tanda kehormatan Satya Lancana Karya Satya 10 Tahun kepada Saiful Rahman, SH.,M.AP yang merupakan seorang pegawai di lingkungan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Tolitoli,” Pungkas Dandim.

Turut hadir pada kegiatan Upacara, Dandim 1305/BT Letkol Inf Farid Yudis Purwanto, Kapolres Tolitoli AKBP. Budhi Batara Pratidina, S.IK, Ketua Pengadilan Agama Drs. H. Sanewing, M.H, Kajari Tolitoli diwakili oleh Kasi Datun Ibu Renita, Ka Depot Pertamina Tolitoli Bpk. Firdaus, Ka. Bulog Tolitoli Bpk. Arwan Taufik dan Tamu undangan lainnya.
***