Cegah Covid 19 Pemda Dan TNI/Polri Himbau Sholat Tarawih Dirumah

ERWIN | TOLITOLI – Bertambahnya kasus Terkonfirmasi Positif Covid 19 di Kabupaten Tolitoli, Pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya umat muslim agar menunda terlebih dahulu menyelenggarakan kegiatan Sholat Tarawih dan Sholat berjamaah lainnya di Masjid-masjid, demi Cegah penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19), (16/05).

Tim gugus tugas percepatan penaganan Covid 19 pemkab Tolitoli, dan TNI/Polri meninjau Kegiatan beribadah yang ada dimesjid, dan memberikan anjuran untuk melaksanakan Sholat Tarawih agar dilakukan dirumah masing-masing selama pandemi virus corona, dan mau mematuhi himbaun Pemerintah.

Sebelum melaksanakan patroli malam Tim gugus Tugas melaksanakan apel gabungan, di Pos Lantas Malosong di Jalan Moh Hatta Keluarahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli.

Patroli gabungan ini turut dihadiri oleh Kementrian Agama, personil Polres Tolitoli, Kodim 1305/BT, Lanal Tolitoli, Dinas Perhubungan, Dinas Pol PP, perangkat Kecamatan Boalan serta para Tokoh Agama.

Tim gabungan ini melakukan patroli dan calling di beberapa titik dalam rangka pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 dan terus melakukan himbauan kepada warga, agar menundah menyelenggarakan kegiatan Sholat Tarawih di Masjid-masjid, dan patuh terhadap himbauan Pemerintah.

Dalam kegiatan ini, Tim gabungan selalu mendepankan upaya preventif, dengan menghimbau kepada masyarakat yang sedang melakukan puasa di bulan ramadhan ini, agar tetap melakukannya dengan baik dan selalu mematuh protokol kesehatan.

Kabag Ops Polres Tolitoli Kompol Margiyanta SH saat memimpin patroli gabungan menuturkan atas penetapan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang telah telah menetapkan covid-19 sebagai Pandemik Global, sehingga Tim gabungan perlu mengambil langkah cepat dalam pencegahan dan penanganan secara khusus, agar nantinya tidak terjadi penularan secara luas.

“Seperti yang telah disampaikan Presiden Indonesia, bahwa bangsa Indonesia saat ini darurat covid-19, begitu halnya dengan Gubernur Sulawesi Tengah,” Ucapnya

Lanjut Margiyanta, Kegiatan ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020, tentang panduan pada Bulan Suci Ramadhan 1 Syawal 1441 H ditengah pandemi covid-19, berdasarkan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyeberan virus corona.

“Kegiatan yang kami lakukan berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sulteng tentang pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H dalam rangka mencegah dan memutus penyebaran pandemi wabah covid-19 serta Himbauan Bupati Tolitoli nomor: 451.13/1347/Bag.Kesra tanggal 21 April 2020,” Imbuhnya

Tak hanya itu, Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19 juga telah menyampaikan kepada pengelola Masjid dan segenap umat Islam untuk tidak menyelenggarakan sholat Tarawih dan para jama’ah dihimbau untuk sholat dirumahnya masing-masing.

“Perlu diketahui, terkait Surat Edaran yang telah dikeluarkan, tidak melarang pengelola Masjid untuk mengumandangkan Adzan sebagai tanda waktu masuk sholat,” Tuturnya

Selain itu, pemerintah menganjurkan dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang melibatkan orang banyak, baik di Masjid atau pun tempat ibadah lain todak dibenarkan untik saat ini.

“Mari kita selalu berdo’a, semoga covid-19 sebagai Pandemik Global ini segera selesai dan berahkir” kata Kabag Ops.

Tim Gabungan tidak perna merasa lelah untuk terus mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh serta melakukan physical distancing dan mengurangi aktivitas diluar rumah serta tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian. KABARTODAY.com