Bupati Saleh Bantilan Himbau Masyarakat Selalu Pakai Masker Saat Di Luar Rumah

ERWIN | TOLITOLI – Penggunaan masker di tengah pandemic Covid-19, sangat dianjurkan untuk siapa saja yang melakukan aktifitas di luar rumah.

Bupati Tolitoli Moh. Saleh Bantilan SH, MM., tak henti-hentinya mengajak warga Kabupaten Tolitoli untuk selalu mamakai masker ketika berada di luar rumah. Terlebih, sejak April lalu, Presiden Joko Widodo juga telah mewajibkan seluruh WNI (warga Negara Indonesia) agar memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.

Pentingnya memakai masker, tak lain untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 melalui bersin, dahak maupun virus yang dibawa dari orang lain.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tolitoli, Mari kita biasakan memakai masker ke mana-mana. Ini demi kesehatan dan keselamatan kita juga,” kata Moh Saleh Bantilan, saat memimpin rapat pertemuan dengan Seluruh anggota Gugus Tugas percepatan penyebaran Virus Corona, (16/05/2020).

Seperti diketahui, saat ini, setidaknya sudah ada 9 PDP (Pasien dalam pengawasan) asal Kabupaten Tolitoli, dan ada 11 yang terkonfirmasi positif Corona. Dengan informasi ini, setidaknya masyarakat diharapkan ikut meningkatkan kewaspadaan serta pemahaman akan pentingnya mengikuti anjuran pemerintah. Salah satunya dengan memakai masker pada saat beraktifitas di luar rumah.

Pemkab Tolitoli sudah membagikan masker ke beberapa lokasi di Kabupaten Tolitoli, beberapa hari lalu. Jumlah ini memang belum sebanding dengan total penduduk di Kabupaten Tolitoli. Untuk itu, Saleh Bantilan menegaskan bahwa secepatnya Pemkab Tolitoli bersama TNI/Polri akan terus melakukan pembagian masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker saat beraktifitas diluar Rumah.

“saya sudah rencanakan ini, dan dalam waktu secepatnya akan kita bagikan kepada seluruh masyarakat, dan dimobil saya juga ada banyak.masker yang saya simpan, dimana jika saya melihata masih ada masyarakat yang tidak.mengunakan maser maka saya akan hentikan dan berikan masker kepada masyarakat, singkatnya,’ Imbuhnya.

Dikatakan Saleh Bantilan, saat ini sudah banyak masyarakat yang bisa mengambil peluang dengan memproduksi masker kain dengan berbagai variatif dan dalam jumlah banyak. Menurut Bupati Saleh Bantilan hal itu diperbolehkan dan juga ikut membantu Pemerintah dalam mensosialisasikan penggunaan masker selama pandemic Covid-19. Terutama masker dengan 3 lapis sekaligus.

“Masker kain 3 lapis dinilai mampu menangkal virus dari luar sebesar 70%. Nah, masker kain ini dianjurkan dipakai maksimal 4 jam. Setelah itu segera dicuci dengan sabun agar bisa dipakai lagi. Kalau tenaga medis menggunakan APD lengkap dan masker bedah atau masker N95,” terangnya.

Sementara itu, selain menggunakan masker, Saleh Bantilan juga menghimbau masyarakat untuk senantiasa melaksanakan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) meliputi mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, makan makanan sehat dan bergizi, olahraga, minum air putih 8 gelas sehari, dan istirahat yang cukup.

Tak hanya itu saja, Saleh Bantilan juga meminta masyarakat untuk melaksanakan social and physical distancing (jaga jarak dan menghindari keramaian), memakai masker ketika berada di luar rumah serta selalu berada di rumah (stay at home) kecuali untuk keperluan yang bersifat mendesak, seperti kebutuhan pangan dan obat-obatan.

“Saya ajak seluruh masyarakat Kabupaten Tolitoli untuk tidak panic, tapi kita harus selalu waspada. Karena Corona ini virus yang tak terlihat tapi pergerakannya sangat cepat dan bisa menyebar ke mana-mana. Untuk itu, saya minta semuanya untuk tetap berada di rumah demi dapat memutus rantai penyebaran Virus Corona ini. Kita jaga pola dan gaya hidup kita dengan menjaga kebersihan dan kesehatan. Jaga jarak minimal 2 meter, hindari keramaian, dan pakai masker kemana-mana, apalagi sampai mudik atau pulang kampung,” tegasnya. KABARTODAY.com