Bejat, Dukun Pijat Ini Cabuli Anak Perempuan Umur 4 Tahun di Pulpis

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Sungguh bejat apa yang telah diperbuat DN (48) warga Dusun Surung, RT. 02 RW. 01 Gang VII, Kelurahan Sei Baru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya. Dia diamankan unit Resmob Polres Pulang Pisau di kediamannya pada Rabu (22/09) sekira pukul 01.00 WIB, karena diduga telah melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak perempuan dibawah umur.

Dalam Press Conference yang digelar Polres Pulang Pisau, Kamis (23/09), Kapolres AKBP. Kurniawan Hartono membeberkan, pelaku yang berprofesi sebagai tukang pijat itu dipanggil oleh Agau warga Pulang Pisau untuk memijat. Sesampai di Pulang Pisau, pelaku tidak bertemu dengan Agau, kemudian pelaku singgah ke rumah ibu angkatnya.

“Pelaku ini memang dikenal warga Pulang Pisau sebagai tukang pijat,” jelas Kapolres didampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim Pulang Pisau.

Selanjutnya, lanjut Kapolres, pelaku disuruh memijat ayah korban untuk memijat di rumah korban. Selesai dipijat, ayah korban kemudian membersihkan diri di kamar mandi. Sedangkan ibu korban sedang berada di dapur.

“Sepeninggal ayah korban, pelaku yang masih berada di rumah korban memanggil korban yang saat itu sedang asik bermain. Cuk sini cuk,” ujar Kapolres menirukan ucapan pelaku.

Selanjutnya korban mendatangi pelaku dan disuruh berbaring dipaha pelaku. Pada saat itulah pelaku melakukan perbuatan cabul terhadap korban dengan memasukkan jarinya ke alat kelamin korban.

“Tak lama kemudian, ibu korban memanggil korban untuk membantu di dapur, dan pelaku pergi meninggalkan rumah korban kembali ke rumah ibu angkatnya yang tak jau dari rumah korban,” jelas Kapolres.

Karena merasa sakit dibagian kemaluannya, korban kemudian bercerita kepada orang tuanya. Merasa keberatan atas perbuatan tersebut, orang tua korban melaporkan ke pihak Polres Pulang Pisau untuk ditindaklanjuti.

“Berdasarkan dari hasil pemeriksaan bukti visum dan keterangan saksi maka dibuatkanlah laporan polisi. Selanjutnya Unit Resmob Satreskrim Polres Pulang Pisau bertindak cepat memburu dan menangkap pelaku,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, masih menurut Kapolres, pihaknya berkeyakinan bahwa tersangka ini telah melakukan tindak pidana sesuai dengan pasal 82 ayat (1) Junto pasal 76 Undang-undang RI Nomor 17E tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang RI Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Dimana unsur pasalnya setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa melakukan tipu muslihat melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. KABAR TODAY.COM