Bantuan Korban Kebakaran Tolitoli Terus Mengalir

ERWIN | TOLITOLI – Bantuan untuk sekitar 1.500 korban kebakaran di kelurahan Sidoarjo Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitol, terus mengalir ke sejumlah posko pengungsi, salah satunya dari pemerintah kecamatan Galang.

“Terima kasih atas bantuan makanan dan popok bayi dari hamba Allah di Tolitoli terima kasih untuk semua bantuan dari donatur lainnya untuk saudara kita yang menjadi korban kebakaran,” kata Kepala dinas Sosial Kabupaten Tolitoli Indar Dg Silasa saat menyampaikan laporan bantuan-bantuan yang telah di terima di Posko dinas Sosial Selasa Siang (04/02/20).

Hingga Selasa Siang pukul 12.00 WIB, sejumlah warga berduyun-duyun mendatangani sejumlah posko pengungsi, seperti Posko Bazarnas, posko BPBD, Posko TNI, Posko Posko Dinas Sosial, dll, untuk menyalurkan bantuan dari masyarakat.

Mereka membawa makanan siap santap, kardus-kardus berisi mi instan dan air mineral, pakaian layak pakai, popok bayi/orang lanjut usia, dan selimut.

Sejumlah warga dijalan Lumba Lumba, yang tidak menjadi korban kebakaran yang menjadi sukarelawan sibuk mendata, menata, hingga membantu mendistribusikan bantuan-bantuan tersebut ke kantong-kantong pengungsian, dan rumah mereka juga di jadikan Posko.

Sesekali petugas melalui pengeras suara Masjid menyampaikan pesan,
“Bagi para korban jangan segan mendatangi posko bantuan untuk meminta apa yang dibutuhkan Kami siap membantu,” imbuhnya

Dalam peristiwa bencana ini, kata Kepala Kelurahan Sidoarjo banyak elemen warga menunjukkan solidaritas kepada para korban bencana kebakaran.

Selain bantuan solidaritas juga ditunjukkan dari partai Politik, Anggota DPRD, dan Calon Kepala daerah dan warga dengan menyediakan rumah mereka sebagai lokasi pengungsian dan dapur umum.

Korban kebakaran tidak hanya mengungsi ke beberapa titik lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah, seperti sekplah SD, lahan kosong yang di jadikan posko dan masih banyak lagi tempat lainnya.

Sebagian lainnya lagi menempati tenda-tenda yang didirikan dinas sosial, dan BPBD, dan Posko yang di bangun oleh TNI dan Polres Tolitoli.

Sementara itu, korban kebakaran mengatakan bahwa kondisi pelayanan petugas serta sukarelawan di pengungsian cukup sigap dan baik.

Meski dalam kondisi yang pelayanan yang relatif baik, Deni berharap bantuan untuk pengungsi tidak hanya pada kebutuhan pokok saja.

“Anak-anak kami yang akan masuk sekolah, kini tak memiliki seragam dan peralatan sekolah karena ikut terbakar, tolong itu juga dibantu,” Ucapnya

Menanggapi itu, wakil bupati Tolitoli menyatakan bahwa pemerintah akan memenuhi seluruh kebutuhan korban kebakaran selama di pengungsian, termasuk kebutuhan sekolah anak-anak. KABARTODAY.com