Bangkep Bergeliat Menuju Kabupaten Mandirl

JAYA MARHUM | SALAKAN – Sejumlah optimalisasi pembangunan terus dilakukan Pemkab Banggai Kepulauan (Bangkep), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ini sesuai visi misi Pemerintah Daerah sebagai sebuah refleksi diusianya yang sudah 20 tahun. Bangkep harus bisa mandiri dan berdaya saing.

Untuk itu, beberapa prioritas yang telah diakselerasi lewat penajaman program telah dilakukan dan kemudian dievaluasi.

Ternyata, masih banyak yang prioritas.

Seperti misalnya, pembangunan sarana air bersih. Mengapa harus memperoleh perhatian serius? Karena sangat dibutuhkan dan begitu didambakan masyarakat di tiga kecamatan. MaSing-masing, Bulagi, Bulagi Utara dan Kecamatan Bulagi Selatan.

Penjelasan itu disampaikan Sekdakab Bangkep H. Rusli Moidady, ST, MT kepada KabarToday.com, baru-baru ini, di Salakan.

Rusli Moidady menggambarkan, pembangunan sejumlah infrastruktur vital di Bangkep, sejalan pemenuhan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Seperti. pembangunan jalan disejumlah ruas, terus dilakukan. Juga, listrik 12 jam ke 24 jam di beberapa wilayah, menjadi perhatian tahun ini.

“Semua yang kami lakukan bersama stake holder, adalah refleksi Kabupaten Bangkep diusianya yang kini telah 20 tahun,” kata Sekdakab Rusli Moidady.

Lanjut, kata mantan Kadis PUPR, semula angka kemiskinan di Bangkep cukup tinggi. Tapi terbukti kini, sudah turun.

Sejumlah sektor digeber. Seperti pertanian. perikanan, perkebunan dan pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Bangkep untuk meraup PAD.

Secara internal Pemkab Bangkep, juga terus melalukan pembenahan sumber daya aparatur, melalui peningkatan kompetensi dan kapasitas ASN (Aparatur Sipil Negara), dengan harapan bisa berkontribusi terhadap kemajuan Bangkep kedepan.

Secara eksternal, ekserkutif tetap membina hubungan yang harmonis dengan DPRD guna membangun sinergitas bersama komponen masyarakat serta stakeholder.

Bicara kebutuhan dasar, Pemkab Bangkep juga memberi prioritas untuk bidang pendidikan dan kesehatan.

Contohnya pendidikan, dengan pendistribusian guru secara merata.

Peningkatan kapasitas bagi calon kepala sekolah (cakep). Juga bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik tapi minus dari sisi finansiial, Pemda mengapresiasinya dengan memberikan beasiswa dari tingkat SD hingga SMP.

Sebagai daerah pulau, Pemda Bangkep juga memberi kesempatan putera puteri daerah untuk sekokah kelautan dengan membuka SMK Kelautan di Kecamatan Liang.

Selanutnya akan mendirikan PSDKU (Program Studi Diluar Kampus Utama) sebagai kelas jauh, yang MoU-nya sudah ditandatangani bupati.
Tidak itu saja. Tugas belajar bagi anak-anak Bangkeppun tidak luput dari perhatian Pemda.

Demikian halnya bidang kesehatan. Dinkes Bangkep bekerjasama dengan PKK menggenjot program penyelanatan ibu hamil serta penurunan angka stunting.

Syukur alhamdulilah, RSUD Bangkep tetap bisa mempertahankan kelas, ditengah banyanya rumah sakit yang kelasnya diturunkan. “insyaaallah tahun 2020 dan kedepan, Bangkep lebih mantap menata pembangunannya.

Lebih maksimal dan optimal mengusung pelayanan dasar masyarakat dan akan terus membenahi infrastruktur, terkait penataan wajah kota Salakan sebagai representasi pintu gerbang Kabupaten Bangkep,” tegas Rusli Moidady. KABARTODAY.com