Arham Yaqub: Tolitoli Bukan Lockdown Dan Bukan Karantina Wilayah, Ini Penjelasan ???

ERWIN | TOLITOLI – Sebagai upaya antisipasi masuk dan tersebarnya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Tolitoli, Bupati Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH mengeluarkan Keputusan Nomor 361 Tahun 2020 tentang penutupan jalur masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli sementara waktu selama 14, terhitung mulai tanggal 30 Maret 2020 pukul 00.00 wita sampai dengan tanggal 12 April 2020.

“Penutupan jalur masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli berlaku di pintu masuk Pelabuhan dan pos lintas batas antar daerah yang ada di Kecamatan Tolitoli Utara, di Kecamatan Basidondo dan Kecamatan Dampal Selatan,” Ucap Arham Yaqub Saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp Minggu, (29/03).

Arham Yaqub, Yang diperbolehkan masuk, namun sebelumnya harus dilakukan pemeriksanaan secara ketat dan menyeluruh adalah :

1. Orang yang masuk melalui jalur udara di Bandar Udara Sultan Bantilan Tolitoli (Penerbangan sudah dibatasi hanya 2 hari sekali).
2. Kapal pengangkut barang.
3. Mobil Ambulance.
4. Mobil Angkutan Bahan Bakar Mintak dan Gas, dan
5. Mobil pengangkut sembilan bahan pokok (sembako) yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Harap dipahami bahwa keputusan ini bukan _lockdown_ dan bukan _karantina wilayah_. Ini hanya upaya serius Pemerintah Daerah untuk mengendalikan atau memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 dengan membatasi perpindahan orang ke Wilayah Kabupaten Tolitoli,” Pungkas Arham KABARTODAY.com