Antisipasi Corona, Pemkab Tolitoli Liburkan Sekolah Selama 13 Hari

ERWIN | TOLITOLI – Menindak lanjuti surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah, Nomor 433/141/DISDKES tanggal 16 Maret Tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli secara resmi mengumumkan libur sekolah. Itu dilakukan untuk antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah kabupaten Tolitoli.

“Pemkab Tolitoli melalui dinas pendidikan dan kebudayaan Tolitoli secara resmi menyampaikan, meliburkan seluruh sekolah untuk antisipasi penyebaran Corona virus (Covid-19) di Tolitoli. Libur akan dimulai tanggal 17 – 29 Maret 2020,” kata Kadis Pendidikan Tolitoli Dr. Adjimain Laterey M,Si

Dia mengatakan, libur tersebut kembali akan dievaluasi pada 29 Maret mendatang. Jika kasus corona virus masih rawan, maka kemungkinan besar libur akan diperpanjang.

“Kebijakan meliburkan sekolah ini akan dievaluasi kembali pada 29 Maret 2020 mendatang. Nanti apakah diperpanjang atau tidak akan dievaluasi kembali,” ucapnya.

Selama libur siswa akan diberikan tugas belajar di rumah. Artinya siswa hanya pindah tempat belajar dari sekolah ke rumah, (Belajar jarak Jauh).

“Kita sepakat libur, tetapi tetap ada penugasan kepada siswa. Jadi mereka tetap belajar di rumah dengan tugas dari guru (Belajar jarak jauh) hanya tidak turun ke sekolah. Nanti saya minta ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tolitoli untuk menyurati semua kepala sekolah,” ujarnya.

Saat ini status terhadap corona virus masih dalam tanggap. Namun, karena perlatan di Tolitoli yang minim, maka perlu langkah cepat dalam antisipasi atau pencegahan.

“Kita ini tidak punya peralatan untuk mengecek semua siswa. Karena itu kita putuskan untuk libur, karena saat ini penyebaran Virus Corona (Covid-19) sudah dalam status siaga,” pungkasnya KABARTODAY.com