13 Pasien Bibir Sumbing Jalani Operasi Gratis di RSUD Pulpis

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN), sebanyak 13 pasien bibir sumbing dan sumbing langit-langit yang berasal dari beberapa Kabupaten dan provinsi diluar Kalteng menjalani operasi gratis yang dilaksanakan Rumah Sakit Umum Daerah Pulang Pisau, Jum’at (12/11) pagi.

Kegiatan itu diselenggarakan oleh Smile Train Indonesia bersama mitranya dari Jawa Timur yaitu Yayasan Anugerah Sentosa serta Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau Dinas Kesehatan Pulang Pisau dan RSUD Pulang Pisau dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Dalam kegiatan ini ada sebanyak 30 orang pasien yang telah mendaftar. Namun, setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit setempat sebanyak 13 pasien lolos pemeriksaan untuk dilakukan operasi,” terang Chris Philip Alessandro selaku social worker Smile Train Indonesia wilayah Kalimantan Tengah.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, khususnya Dinas Kesehatan dan RSUD Pulang Pisau atas kerjasamanya yang baik sehingga kegiatan bakti sosial ini berjalan dengan lancar dan aman.

“Kepada keluarga pasien, kami mengucapkan semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pasien dan keluarganya,” singkatnya.

Sementara itu, Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang yang hadir pada kegiatan Bakti Sosial tersebut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Dirinya sangat terharu melihat para pasien yang semua berusia masih bayi.

“Saya berharap agar program seperti ini bisa berlanjut. Dan saya minta, para pasien ini diperhatikan baik sebelum dan sesudah operasi sampai benar-benar dinyatakan sehat,” kata Bupati didampingi Direktur RSUD Pulpis, dr. Mulyanto Budihardjo serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan, drg. Sopiah.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Pulang Pisau menjelaskan, 13 pasien tersebut berasal dari Kabupaten Pulang Pisau 5 pasien, Banjarmasin 2 pasien, Kabupaten Kapuas 2 pasien, Kabupaten Seruyan, 1, Kabupaten Kotawaringin Timur 1 pasien dan dari Kota Palangkaraya 2 pasien.

“Sesuai pesan Ibu Bupati, kami akan melakukan pengawasan secara intensif terhadap seluruh pasien, pra maupun pasca dilakukan operasi,” ucap dr. Mulyanto. KABAR TODAY.COM