Universitas Madako Tuan Rumah Helat Kemah Riset Perikanan wilayah VI se-Sulawesi

ERWIN | TOLITOLI – Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HMPI) Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Madako Tolitoli menghelat Kemah Riset Perikanan Se-Sulawesi (KRPS), dilakukan selama 4 Hari, Dimana hari pertama kegiatan Seminar dilakukan selama 1 Hari, dan kemah Riset perikanan dilaksanakan selama 3 Hari mulai tanggal 18 -23 September 2019.

Kegiatan seminar dan Kemah Riset Perikanan Se-sulawesi VI mengusung tema “Peran mahasiswa dalam upaya mewujudkan kesejatraan nelayan melalui peningkatan mutu perikanan dan kelautan yang berdaya saing dan berkelanjutan,” secara resmi di buka oleh Rektor Madako Tolitoli Drs. Ma’ruf Bantilan.(18/11)

Acara yang digelar di Hotel Mitra Utama ini diikuti beberapa perguruan tinggi Se sulawesi seperti Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Gorontalo, STPL Palu, Untad Palu , Unisa Palu, Poltek Palu, Universitas Haluhuleo, Univetsitas Bau-Bau, Unismuh Makassar, Unismuh Luwuk, Universitas Andi Djemma Palopo, USN Kolaka. Universitas Sulbar.

Dekan FKP Madako Andi Adil S.Pi. M.P berharap setiap peserta mahasiswa bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan bisa saling bertukar informasi dan saling menguatkan silaturahmi.

“KRPS harus menjadi kesempatan bagi mahasiswa FKP untuk mengembangkan pengetahuannya. Sebab di tangan kalianlah nanti, maju atau tidaknya masa depan perikanan dan kelautan Indonesia,” ujar Andi Adil S.Pi. M.P di sela-sela kegiatan (18/11)

Ketua Panitia Kemah Riset Perikanan Wilayah VI se Sulawesi (KRPS) 2019, Mansyur menjelaskan, KRPS 2019 terdiri dari beberapa kegiatan dimana wilayah Tolitoli terdapat 9 Kecamatan yang memiliki postensi perikanan, dan kegiatan ini diantaranya, seminar nasional, penanaman mangrove, field trip, bakti sosial di daerah.

Selain itu, di akhir kegiatan para peserta juga akan menyampaikan hasil risetnya selama mengikuti kegiatan kemah riset. Hasi riset tersebut diharapkan bisa memberikan inovasi atau penemuan baru dalam bidang perikanan dan kelautan.

Pada KPRS kali ini, turut dihadiri oleh Dirjen perikanan budidaya KKP Dr. Ir Slamet Soebjakto M.Si. sekaligus mengisi kuliah umum.

Disisi lain Rektor Madako Drs. ma’ruf Bantilan mengatakan terimah kasih kepada semua pihak yang sudah hadir dalam kegiatan Seminar, kenah Riset Perikanan se-Sulawesi. VI yang diselanggarakan oleh Madoko Tolotoli. Dimana Tolitoli nantinya bukan hanya di kenal sebagai Kota Cengkeh, melainkan Kota ikan dan bisa menjadi kota Bahari.

“kita bersatu dalam kebersamaan, karana kebersamaan adalah hakeket bagi kita semua, mari kita bersama sama membawa nama Tolitoli menjadi kota ikan, dan tolitoli menjadi kota bahari, ‘ Tolitoli harus Menjadi kota maritim’.” Ucapnya

Lanjut Ma’ruf menuturkan bahwa kabupaten Tolitoli kaya akan sumber alam yang dapat kita gali, salah satunya sumber daya alam berada di kecamatan dondo, dimana laut Tolitoli sangat luas sekali dan memiliki keaneka ragam biota laut yang harus dilestarikan.

“Tambang Nikel yang ada di kecamatan Dondo merupakan tambang yang mempunyai potendi sangat besar dan bisa menjadi investasi besar buat anak cucu kita, dan laut bisa menjadi sumberdaya alam yang harus kita lestarikan.” pungkasnya

Acara Seminar nasional dan Kemah Riset Perikanan Wilayah VI se-Sulawesi di Universitas Madako Tolitoli turut dihadiri Rektor Madako Tolitoli Dr. Drs. Hi. Ma’ruf Bantilan, MM, ketua yayasan Madako Tolitoli, kepala Dinas perikanan Tolitoli Ir. Gusman, Danlanal Tolitoli Letkol laut (p) Bayu Dwi Wicaksono ST., M,Tr dan moderator Suadi Laheng S.PI.,MP. KABARTODAY.com

Comments

comments