Tanggapan Ketua LSM GiAK Sulteng Kunci Sukses TMMD, Bersama Rakyat

Erwin, Kabar today – Hendri Lamo, Tak hanya hebat memanggul senjata mengamankan wilayah teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang biasanya diidentikan dengan karakter yang keras sehingga membuatnya disegani juga punya sisi kelembutan dan rasa kemanusiaan yang tinggi, sehingga membuatnya dicintai rakyat.

Kehadirannya di tengah masyarakat, terutama disaat-saat genting seperti adanya bencana atau konfik, pasti bisa memberikan ketenangan dan rasa aman. Tapi, tidak hanya saat bencana atau konflik saja TNI mau berada bersama masyarakat. Kapanpun dan dimanapun, TNI selalu ingin bisa dekat dan berarti bagi masyarakat, terutama mereka yang berada jauh di daerah-daerah pedalaman.

Selama saya melihat kegiatan dilapangan cara kedekatan TNI dengan Masyarakat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), ternyata salah satu cara TNI untuk menunjukan bakti mereka kepada masyarakat dan Bangsa Indonesia. Dengan TMMD, TNI menjelma menjadi bagian dari masyarakat, membantu membangkitkan semangat bergotong-royong, membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan di berbagai bidang baik fisik maupun non fisik, yang pada akhirnya akan bermuara pada makin kokohnya kemanunggalan TNI dan rakyat.

TMMD, sesungguhnya adalah program operasi bhakti TNI, yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral oleh TNI, bersama dengan Kementrian/Lembaga Pemerintah Non Kementrian, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk percepatan pembangunan di daerah, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik, lebih layak dan mandiri.

Melaksanakan program TMMD, aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah adalah hal yang paling diutamakan. Semua unsur dilibatkan dari tingkat kecamatan hingga desa. Sasarannya, diutamakan pada daerah-daerah miskin atau tertinggal, daerah terpencil dan terisolasi, daerah perbatasan, pulau-pulau kecil dan terdepan. Kalaupun dilaksanakan di kota, maka sasarannya adalah daerah kumuh atau daerah yang terkena bencana agar bisa memiliki ketahanan wilayah dalam menghadapi berbagai masalah.

Dan untuk Provinsi sulawesi tengah, Kabupaten Tolitoli beruntung menjadi salah satu lokasi sasaran TMMD Tahun 2018, dengan mengusung Tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI-Polri, Kementerian Lembaga Pemerintah, Non Kementerian, Pemda dan Seluruh Komponen Bangsa Lainnya Kita Laksanakan Percepatan Melalui Program TMMD Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan”.

Sejak tanggal 16 Oktober hingga 15 November 2018, pemandangan di Kabupaten Tolitoli cukup mencolok dengan kehadiran ratusan personil gabungan yang terlibat langsung dalam TMMD ke-103. Mereka adalah 1 SSK pasukan gabungan dari Kodim 1305/BT, Yonif 714/poso,, TNI AL,Polres Tolitoli Dan FKPPI Tolitoli

Kehadiran mereka sama sekali tidak membuat panik masyarakat karena takut ada sesuatu yang berbahaya, namun sebaliknya, kedatangan dan kehadiran para personil gabungan ini disambut antusias masyarakat setempat. Tentu saja masyarakat antusias, karena berbagai kebutuhan pembangunan yang selama ini tidak bisa mereka laksanakan sendiri di desa, segera terwujud dengan adanya program TMMD. Di setiap desa tempat pelaksanaan TMMD, secara sukarela 50 warga tiap desa ikut membantu.

Melaksanakan TMMD di Tolitoli, berbagai kegiatan fisik menjadi sasaran diantaranya, membangun Dua jembatan, satu plat duecker, jalan kantong produksi, dan Rehab Mesjid masing masinh dilaksanakan Didesa Bajugan Dusun Ogo Moinit kecamatan Galang kabupaten Tolitoli.

Lanjut lagi, Tidak hanya kegiatan fisik, pendekatan kepada masyarakat secara non fisik dengan memberikan ceramah dan penyuluhan juga rutin dilakukan selama 21 hari pelaksanaan TMMD.

Dimana, materinya, mencakup Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, Kerukunan Antar Umat Beragama, Penyuluhan tentang Kamtibmas,dll.

“Jadikan masyarakat sekitar sebagai saudara dan keluarga, dengan turut tinggal di rumah-rumah penduduk selama kegiatan TMMD. Jadikan mereka sebagai orang tua kalian sendiri, serta jadikan rumah mereka seperti rumah sendiri yang harus kalian rawat dan jaga dengan baik”, kata Hartanta, mengutip Kasad dalam amanatnya.

Sasaran fisik yang sudah dilaksanakan, semoga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan dipelihara dengan baik.

Masyarakat setempat mengakui kalau mereka merasa sangat terbantu dengan adanya progam TMMD. Kehadiran TNI di tengah masyarakat selama pelaksanaan TMMD, tak bisa dipungkiri telah memberikan semangat kebersamaan dan gotong royong serta semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Ini juga menjadi kunci suksesnya pelaksanaan program TMMD. Inilah semangat yang harus terus dipupuk dan dipelihara dalam kehidupan masyarakat dan oleh TNI yang ingin selalu dicintai rakyat

Comments

comments