Sosialisasi Pendampingan Korban Kekerasan Dan Eksploitasi Terhadap Anak

Erwin | Kabartoday.com – Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten tolitoli melaksanakan sosialisasi pendampingan terhadap  pengaduan korban kekerasan dan eksploitasi anak yang berlangsung di aula hotel dini fitri tolitoli senin (9/7).

Kegiatan pendampingan ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat tolitoli tahu bahwa ada hak-hak anak yang harus dijaga dan dilindungi, kekerasan dan ekspoilitasi terhadap anak diberikan sanksi bagi pelaku kekerasan atau penganiayaan terhadap anak dibawah umur.

IMG-20180709-WA0064

Kekerasan terhadap anak cenderung  dilakuan oleh orang dewasa atau anak yang umurnya lebih tua,  dengan menggunakan kekuasaan atau otoritas dirinya yang merasa hebat, sehingga anak dibawah umur dari mereka sampai yang tak berdaya, terkait dengan ini seharusnya ini menjadi tanggung jawab dari orangtua ataupun pengasuh anak, dimana biasanya perlakuan kekerasan tersebut berakibat penderitaan bagi anak, bahkan bisa mengakibatkan cacat dan sampai berujung pada kematian.

Sedangkan eksploitasi terhadap anak sebagai bentuk pemanfaatan untuk keuntungan sendiri atau kelompok dengan memaksa atau mempekerjakan anak dibawah umur sehingga merugikan anak tersebut nantinya.

Ketua panitia kegiatan neni rosmiani dalam laporannya mengatakan, kegiatan sosialisasi  terkait pendampingan terhadap anak. Diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari kepala-kepala sekolah sd, smp, dan sma sekecamatan baolan, lembaga swadaya masyarakat, dan tokoh masyarakat yang ada di kabupaten tolitoli. Kegiatan pendampingan kekerasan dan ekpoilitasi  dengan  narasumber dari koordinator pusat penelitian gender dan anak lppm universitas tadulako palu dr. Ir. Andi fatmawati saloko, m.p dan kanit perlindungan perempuan dan anak polres tolitoli ipda. Andi wibowo, s.h.

Bupati tolitoli mengatakan sosialisasi pendampingan penanganan korban kekerasan dan eksploitasi terhadap anak merupakan upaya meningkatan pemahaman dan pengetahuan bagi petugas pendamping dalam penanganan korban kekerasan dan eksploitasi terhadap anak kedepannya.

“anak adalah titipan dari tuhan dan mempunyai hak asasi yang harus dipenuhi, dijaga, dihargai, dan dilindungi. Anak juga merupakan tunas, potensi,  bagi generasi penerus cita-cita bangsa yang memiliki peran penting dan strategis. Agar nantinya anak anak kita bisa menjadi manusia yang cakap bagi dirinya sebagai manusia dan sebagai pewaris bangsa kita yang memikul tanggung jawab besar kedepannya,” kata bupati di sambutannya yang dibacakan oleh  muh. Nur munawar

Maka dari itu anak perlu mendapatkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental, maupun sosial.

Dengan demikian ini harus menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mengimplementasikan perlindungan anak dalam aktivitas mereka sehari hari.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh kepala dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten tolitoli leli husna bantilan, s.sos, kepala dinas sosial kabupaten tolitoli drs. Hi. Indar dg. Silasa, direktur rsud mokopido tolitoli dr.danial dan perwakilan dari unsur forum koordinasi pimpinan daerah kabupaten tolitoli.

Terkait dengan kegiatan pendampingan pengaduan kekerasan terhadap anak, diinformasikan pula bahwa saat ini dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten tolitoli membuka pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (p2tp2a) yang  menerima pengaduan ataupun laporan jika terjadi kekerasan terhadap perempuan, anak dan eksploitasi terhadap anak. ***

Comments

comments