Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi Dan Hiv/Aids Oleh Diskominfo

KabarToday.com

Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tolitoli mengsosialisasi bahaya narkoba, pornografi, dan HIV/AIDS nersama para siswa siswi SMA se-Kecamatan Baolan (Selasa 31/7) bertempat di Aula Hotel Suryadi Tolitoli.

Dalam kegiatan sosialisasi Narkoba, Pornografi,  dan HIV/AIDS dibuka langsung Asisten Sekretaris Daerah bidang Administrai Umum  Hi Abdillah, SH.

yang di bacakan oleh Herlina SH menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan sosialisai ini adalah  Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-undang  nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Tujuan diadakannya sosialisasi ini untuk memperkenalkan bahaya narkoba, pornografi dan HIV/AIDS kepada para siswa yang masih rentan terhadap pergaulan terkait buruk narkoba yang ada disekitar lingkungan kita,
“Inti untuk memberikan pemahaman pada pelajar SMP dan SMA guna meningkatkan kesadaran pelajar kita tentang dampak dan resiko terhadap bahaya narkoba dan konten pornografi yang marak beredar didunia maya.

dimana dunia maya atau media sosial banyak mengandung unsur pornografi,  narkoba,  dan HIV AIDS yang bisa  berakibat terjadinya seks bebas antar pelajar  yang berujung pada terjangkitnya virus HIV/AIDS terjerumus dalam narkotika kepada anak anak kita.

Sosialisasi juga menghadirkan pihak Kepolisian Resort Tolitoli, Dinas Komunikasi Dan Informatoka Kabupaten Tolitoli dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli.

ditambahkannya lagi kegiatan sosialisasi diikuti peserta berjumlah 30 orang terdiri dari guru bimbingan konseling dari SMP dan SMA sebanyak 10 orang dan pengurus osis dari pelajar SMP dan SMA 20 orang.

 

Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan oleh Asisten Sekdakab Tolitoli bidang Administrai Umum H. Abdillah, SH mengatakan AIDS merupakan suatu penyakit yang cara kerjanya menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia yang disebabkan karena virus yang bernama Human Immunodeficiency Virus (HIV).

“HIV kata Bupati, dengan cepat akan melumpuhkan sistem kekebalan manusia, Setelah sistem kekebalan tubuh lumpuh, seseorang penderita Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) biasanya akan meninggal.

Akibat dikarna suatu penyakit yang disebut penyakit sekunder, yang akan dapat dibasmi oleh tubuh seandainya sistem kekebalan itu masih baik. Sebagai bentuk upaya menekan laju penyebaran narkoba, pornografi, dan penularan HIV/AIDS yang terjadi di usia remaja.

Bupati mengimbau kepada seluruh siswa-siswi agar menggunakan waktu luang untuk hal-hal positif seperti kegiatan agama, seni budaya, olahraga, pramuka, palang merah remaja, dan lain-lain.

Ditambahkannya lagi,  agar lebih tekun dalam belajar, disiplin dan rajin dalam melaksanakan tugas yang diberikan bapak dan ibu guru.
Selanjutnya Bupati Tolitoli berharap untuk seluruh siswa-siswi dapat membentengi diri dengan budi pekerti yang diberikan di sekolah agar dapat menghindari perilaku yang membahayakan seperti perilaku pada penyalahgunaan narkoba, perilaku seks bebas dan HIV/AIDS.*** | Erwin | Tolitoli |

Comments

comments